Berkenalan dengan Motor Antik BMW R25

 8764 views

Pabrikan asal Jerman, yaitu , ternyata pernah merilis sebuah seri antik yang sangat terkenal di zamannya, yaitu seri R25. Setidaknya, ada tiga moge ini yang pernah diluncurkan, yaitu R25/0, R25/2, dan R25/3. Berikut masing-masing varian R25.

BMW R25/0

Motor ini pertama kali diproduksi pada tahun 1950. Tercatat, BMW memproduksi R25/0 sebanyak 23.400 unit hingga tahun 1951. Layaknya motor antik kebanyakan, tampilan R25/0 sangat kokoh dengan rangka yang terbuat dari pipa baja yang terpasang di sisi kanan untuk pengoperasian motor dengan kereta samping. Sementara, blok terbuat dari alumunium cor.

Tampilan kokoh BMW R25/0 semakin tampak pada pembekalan suspensi depan upside-down, meski belum mengaplikasikan peredam hidrolik. Sementara di sisi belakang, dipasang suspensi plunger dengan penutup atas knop.

Untuk sektor jantung pacunya, BMW membekali R25/0 dengan mesin 4-stroke, silinder tunggal, berkapasitas 247cc. Dengan bekal tersebut, motor ini mampu menyemburkan tenaga hingga 12 PS pada putaran 5.600 rpm, serta  sanggup melaju hingga 95 km/jam.

BMW R25/0 – www.motor-talk.de

 

BMW R25/2

Motor ini diproduksi antara rentang tahun 1951-1953. Diproduksi sebanyak 38.651 unit, BMW R25/2 sering juga disebut dengan BMW kuaci karena bentuk tangkinya yang mirip kuaci. Sebagian lagi juga kerap menyebut motor ini dengan nama BMW unyil karena ukurannya yang tergolong mungil untuk jenis moge saat itu.

R25/2 mengusung mesin single cylinder, OHV, berkapasitas 247cc, dengan kompresi rendah hanya 6,5:1. Dengan bekal tersebut, motor ini mampu meletupkan daya hingga 12 PS pada putaran 5.800 rpm, serta sanggup melaju hingga kecepatan 97 km/jam.

lain yang tersemat di R25/2 adalah adanya laci untuk menyimpan perkakas yang terletak di atas tangki bahan bakar berkapasitas 12 liter. Selain itu, motor ini juga disokong dengan velg berbahan plat baja berdiameter 19 inci yang memperkokoh tampilan R25/2.

BMW R25/2 – commons.wikimedia.org

 

BMW R25/3

Motor ini diproduksi antara tahun 1953-1956. Dalam rentang waktu tiga tahun tersebut, ada sekitar 47.700 unit R25/3 yang telah diproduksi BMW.

Secara keseluruhan, BMW R25/3 memiliki dimensi 2.065 x 760 x 730 mm, dengan jarak sumbu roda 1.365 mm. Motor dengan berat kosong 150 kg ini juga dibekali dengan tangki bahan bakar berkapasitas 12 liter yang dilengkapi laci penyimpan perkakas di bagian sampingnya.

Sama seperti pendahulunya, BMW R25/3 juga menggendong mesin berkapasitas 247cc, 4-stroke, single cylinder vertical, OHV, dengan rasio 7,0:1. Dengan bekal tersebut, motor ini mampu meletupkan tenaga hingga 13 PS pada putaran 5.800 rpm, serta sanggup meraih kecepatan maksimal hingga 119 km/jam.

BMW R25/3 – commons.wikimedia.org

 

   
Penulis: