BSA C11G, Motor Klasik Populer Pasca-Perang Dunia II

 2576 views

BSA atau Birmingham Small Arms, bagi para penggemar , pasti sudah tidak asing lagi dengan brand yang satu ini. BSA merupakan salah satu pabrikan lawas asal Inggris, selain Triumph, Norton, dan juga Royal Enfield. BSA dikenal publik dunia di era tahun 1930-an hingga 1950-an karena kerap memproduksi berbagai iconic.

BSA C11G – motorbike-search-engine.co.uk

 

Anda tentu masih ingat dengan model M20 yang pernah dibahas di dalam laman ini sebelumnya. M20 merupakan motor yang dibuat BSA di sekitaran tahun 1930-an. Meski awalnya sempat dipandang sebagai produk gagal, namun nyatanya motor ini berkembang menjadi salah satu sepeda motor yang paling lama melayani militer Inggris dalam Perang Dunia II. Tercatat, BSA memproduksi sekitar 126.000 unit model M20 untuk kepentingan perang. Hingga kini, sepeda motor antik tersebut pun masih banyak yang berkeliaran di penjuru dunia.

Selain model M40, di era Perang Dunia II, BSA juga sempat merilis sebuah sepeda motor yang tidak kalah keren di era tersebut, yaitu model C11. Motor ini diproduksi BSA di pabrik mereka, di Armoury Road, Small Heath, Birmingham, antara tahun 1939 hingga 1956. Salah satu aktor terkenal, Steve McQueen, tercatat pernah memiliki model C11 yang dirilis tahun 1951.

BSA C11 adalah pra-unit silinder yang dikembangkan sebelum Perang Dunia II dari model C10 sidevalve. Dilengkapi dengan katup overhead dan mengusung mesin berkapasitas 249cc, C11 diluncurkan pada tahun 1939 dan terus dikembangkan menjadi 1950-an. Bingkai C11 ditingkatkan pada tahun 1951 ketika BSA menambahkan suspensi plunger belakang.

Meskipun angkatan bersenjata Inggris hanya menggunakan BSA C11 sebagai moda ringan, namun pada tahun 1940, BSA C11 dipesan untuk kebutuhan militer oleh Kantor Komisi Tinggi India. Modifikasi dilakukan untuk kebutuhan perang, termasuk kapal belakang di atas spatbor, filter udara tambahan pada tangki bahan bakar, dan dyno mag di tempat kumparan.

BSA C11 sendiri hadir dalam beberapa model, salah satunya model C11G. Menurut review dari beberapa penggemar motor antik, model ini bisa dikatakan sebagai buruk. BSA C11G bukan menjadi pilihan utama untuk transportasi, kecuali tidak ada moda transportasi lainnya. Namun, model ini membawa sisi historis yang sangat menarik pada tahun 1958, yang menandai ketika pabrikan Jepang melenturkan otot-otot mereka di pasar otomotif global.

BSA C11G menggendong mesin berkapasitas 249cc, overhead valve (OHV), dan dilengkapi dengan transmisi manual 3 percepatan, yang mampu menyemburkan tenaga maksimal 12 HP dan kecepatan puncak 45 mph. Selain model dengan 3 percepatan, tersedia pula varian dengan gearbox 4 percepatan dalam bingkai plunger. C11G juga telah menerima peningkatan pengereman dan menjadi sepeda motor komuter populer usai Perang Dunia II. Berikut teknis BSA C11G.

Tipe Mesin 4-stroke, OHV, single cylinder
Kapasitas Mesin 249cc
Sistem Pendinginan Air-cooled
Daya Maksimum 9 kW (12 HP)
Transmisi 3-speed atau 4-speed
Starter Kick
Rangka Brazed lug construction
Suspensi Depan Teleskopik
Suspensi Belakang Plunger
Rem Depan Drum brake
Rem Belakang Drum brake
Baca juga:   Sejarah Baru MotoGP Tercetak di Sirkuit Assen
   
Penulis: