Cara Membaca Kode Ukuran Ban

 4146 views

bagi semua kendaraan bermotor adalah salah satu suku cadang yang memiliki fungsi khusus dan sangat penting perannya dalam menentukan keamanan dan kenyamanan berkendara. dan sendiri sangat bervariasi untuk menyesuaikan kebutuhan bagi tiap-tiap pengendara. Selain itu, bervariasinya jenis juga menyesuaikan dengan kendaraan yang dimiliki. Misalnya, ban untuk bebek pasti berbeda dengan ban untuk offroad.

Oleh karena itu, agar tidak salah dalam memilih ban yang sesuai dengan kebutuhan dan tipe kendaraan, kita perlu mengetahui cara membaca kode dan pada ban. Kode ban pada dasarnya ada dua jenis, yaitu Kode Ban Imperial dan Kode Ban Metric. Dari kode-kode yang ada pada ban tersebut, kita bisa mengetahui berbagai informasi tentang ban.

Berikut adalah cara membaca Kode Ban Imperial dan Kode Ban Metric.

  1. Kode Ban Imperial

Untuk Kode Ban Imperial, aspect ratio atau perbandingan tinggi ban terhadap lebar ban didasarkan pada nilai 100% (tinggi ban sama dengan lebar ban). Contoh Kode Ban Imperial adalah 4.60-H-18 4PR.

Dari kode ban tersebut cara membacanya adalah:

  • 60 menyatakan kode lebar ban dalam satuan inchi
  • H menunjukkan ambang batas pemakaian (batas maksimal jika menggunakan ban ini)
  • 18 menunjukkan kode untuk diameter velg/rim dalam satuan inchi
  • 4PR menunjukkan kode untuk kekuatan ban yang berdasarkan pada kekuatan serat kain ban atau ply rating. 4PR juga bisa berarti penggunaan lapisan kain yang terbuat dari bahan nilon di dalam sebuah carcass berindikasi kekuatannya setara dengan 4 lapisan kain ban.
  1. Kode Ban Metric

Kode Ban Metric adalah kode ban yang umum digunakan oleh produsen ban. Contoh Kode Ban Metric adalah 120/70-17 67H.

Dari kode ban tersebut cara membacanya adalah:

  • 120 menunjukkan kode untuk lebar ban dalam satuan milimeter
  • 70 menunjukkan kode perbandingan tinggi ban terhadap lebar ban. 70 juga berarti perbandingan tinggi ban 90% dari lebar sesungguhnya. Apabila lebar ban 120 mm, maka tinggi ban tersebut adalah 70% x 120 mm = 85,2 mm. Aspect ratio kecil pada sebuah ban akan meningkatkan kemampuan stabilitas serta handling kendaraan.
  • 17 menunjukkan kode diameter velg/rim dalam satuan inchi
  • 67 menunjukkan kode untuk maksimal yang diperbolehkan dari load index/LI. LI g7 berarti beban maksimal yang dapat ditanggung oleh sebuah ban sebesar 307 kg.
  • H menunjukkan batas maksimal kecepatan pemakaian.
  1. Kode Kecepatan Ban

  • Q adalah kode untuk kecepatan maksimal 160 km/jam
  • S adalah kode untuk kecepatan maksimal 180 km/jam
  • T adalah kode untuk kecepatan maksimal 190 km/jam
  • U adalah kode untuk kecepatan maksimal 200 km/jam
  • H adalah kode untuk kecepatan maksimal 210 km/jam
  • V adalah kode untuk kecepatan maksimal 240 km/jam
  • W adalah kode untuk kecepatan maksimal 270 km/jam
  • Y adalah kode untuk kecepatan maksimal 300 km/jam
  • Z adalah kode untuk kecepatan di atas 240 km/jam
  1. Kode Indeks Beban (LI) Ban

  • 62 adalah kode untuk beban maksimal 265 kg
  • 63 adalah kode untuk beban maksimal 272 kg
  • 64 adalah kode untuk beban maksimal 280 kg
  • 66 adalah kode untuk beban maksimal 300 kg
  • 68 adalah kode untuk beban maksimal 315 kg
  • 70 adalah kode untuk beban maksimal 335 kg
  • 73 adalah kode untuk beban maksimal 365 kg
  • 75 adalah kode untuk beban maksimal 387 kg
  • 80-89 adalah kode untuk beban maksimal 450-580 kg
  • 90-100 adalah kode untuk beban maksimal 600-800 kg

Setelah mengetahui cara membaca kode dan ukuran pada ban, maka kita dapat memilih ban yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan kita. Jika ban yang kita pilih tepat, maka berkendara akan menjadi lebih nyaman dan aman.

   
Penulis: