Enam Sepeda Motor Listrik TREKKO di Jalanan Indonesia

 12750 views

bertenaga listrik saat ini semakin booming seiring dengan semakin tingginya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Dan dari sekian sepeda listrik yang beredar di , TREKKO merupakan salah satu sepeda listrik yang populer, salah satunya berkat motor yang memiliki tampilan layaknya motor matik sehingga mudah menarik minat konsumen.

trekko flash – www.electricisart-bogipower.com

 

Berikut enam sepeda motor listrik TREKKO yang telah dirilis di pasaran Indonesia.

TREKKO Meteor

Motor ini memiliki desain yang catchy dan futuristik. Meski merupakan motor listrik, namun Meteor dibekali spesifikasi yang tak kalah mumpuni dibanding motor berbahan bakar kebanyakan, seperti suspensi depan teleskopik, suspensi belakang lengan ayun, rem depan cakram, rem belakang tromol, serta kunci pengaman dinamo dan kunci pengaman baterai.

Dengan bekal baterai 48 Volt dan Dinamo Hi-Tech TX 500 Watt, motor ini mampu menempuh maksimal 55 km/jam dan daya tempuh 45 hingga 55 km. Motor yang memiliki berat kosong 75 kg ini dibanderol Rp6.430.00 (OTR Yogyakarta) dan konsumen mendapatkan bonus helm dan kalender.

TREKKO Flash

Motor ini memiliki tampilan yang tak kalah futuristik dibandingkan TREKKO Meteor, dengan dominasi kuning di sekujur tubuhnya. Karena merupakan saudara Meteor, Flash juga dibekali spesifikasi yang mirip dengan suspensi depan teleskopik, suspensi belakang lengan ayun, rem depan model cakram, rem belakang tromol, serta kunci pengaman dinamo dan kunci pengaman baterai.

Dengan bekal baterai 48 Volt dan Dinamo Hi-Tech TX 500 Watt, motor ini mampu menempuh kecepatan maksimal 55 km/jam dan daya tempuh 45 hingga 55 km. Sama seperti Meteor, TREKKO Flash juga dibanderol Rp6.430.00 (OTR Yogyakarta).

TREKKO Pinky

Dengan dominasi warna pink di sekujur tubuhnya (sesuai dengan namanya), Pinky memang ditujukan bagi para konsumen wanita. Motor ini memiliki berat kosong 65 kg dan dibekali suspensi depan double arm serta suspensi belakang lengan ayun. Untuk sistem pengereman, tersemat rem jenis tromol di roda depan dan roda belakang.

Karena ditujukan untuk wanita, maka TREKKO Pinky memiliki tenaga yang terbilang kecil. Dengan bekal Dinamo Hi-Tech TX 350 Watt dan baterai 48 Volt, motor ini hanya mampu meraih kecepatan maksimal 35 km/jam dengan daya tempuh 50 hingga 60 km. Untuk memiliki TREKKO Pinky, konsumen hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp4.830.000 (OTR Yogyakarta).

TREKKO Falcon

Motor ini didominasi warna biru berpadu dengan warna silver di sekujur tubuhnya. Secara keseluruhan, TREKKO Falcon memiliki spesifikasi tak jauh beda dengan TREKKO Pinky, di antaranya suspensi depan double arm, suspensi belakang lengan ayun, rem tromol di roda depan dan roda belakang, serta bobot 65 kg.

Kecepatan yang dihasilkan motor ini juga sama persis dengan TREKKO Pinky, yaitu 35 km/jam serta daya tempuh 50 hingga 60 km berkat sokongan Dinamo Hi-Tech TX 350 Watt dan baterai 48 Volt. TREKKO Falcon dibanderol dengan Rp5.030.000 (OTR Yogyakarta).

TREKKO Flame

Motor ini dibekali spesifikasi tak jauh beda dengan TREKKO Pinky maupun TREKKO Falcon. Di antaranya, suspensi depan double arm, suspensi belakang lengan ayun, rem tromol di roda depan dan roda belakang, serta memiliki bobot yang sama persis, yaitu 65 kg.

Selain itu, kecepatan yang dihasilkan motor ini juga mirip dengan dua saudaranya tersebut, yaitu 35 km/jam dengan daya tempuh 50 hingga 60 km, berkat Dinamo Hi-Tech TX 350 Watt dan baterai 48 Volt. TREKKO Flame dibanderol dengan harga Rp5.080.000 (OTR Yogyakarta).

TREKKO Dynamic Duo

Motor ini memiliki tampilan sederhana dengan dominasi warna merah atau kuning di sekujur tubuhnya. TREKKO Dynamic Duo dibekali suspensi depan double arm dan suspensi belakang lengan ayun, untuk mengapit ban berukuran 16-3,0 di bagian depan dan belakang.

Sementara untuk sektor jeroan, motor ini mengusung Dinamo Hi-Tech TX 350 Watt dan baterai 48 Volt, sehingga mampu meraih kecepatan maksimal 38 km/jam dan daya tempuh 100 hingga 120 km. Untuk bisa mendapatkan motor dengan berat kosong 90 kg ini, konsumen harus merogoh kocek Rp6.130.000 (OTR Yogyakarta).

   
Penulis: