Fungsi, Cara Merawat, dan Harga Radiator Sepeda Motor

 1789 views

Tidak cuma mobil saja yang menggunakan radiator, motor masa kini juga telah dilengkapi dengan komponen tersebut. radiator pada adalah sebagai komponen pendingin agar performa kuda besi tetap tinggi sekaligus efisien.

Radiator Sepeda Motor – motoralap.blogspot.com

 

Secara garis besar, fungsi radiator pada sepeda motor memang sebagai pendingin . Panas yang dihasilkan akan diserap cairan atau radiator coolant yang bersirkulasi lewat water jacket di silinder dan kepala silinder. Lalu, cairan panas ini akan didorong (disedot) menuju radiator. Di komponen yang terbuat dari banyak pipa kecil ini, cairan akan tersebar. Karena banyak sirip yang dilalui angin, maka suhu turun. Kemudian, cairan yang sudah didinginkan akan berputar kembali ke dalam .

Namun, agar suhu mesin tetap optimal, ada di kisaran 89-90 derajat Celcius, maka dibutuhkan komponen tambahan. Pertama, thermostat, komponen yang ibarat gerbang untuk air di saluran. Jika suhu mesin masih terlalu dingin, maka cairan tak bersirkulasi ke radiator. Jika suhu meningkat, baru membuka, sehingga bisa didinginkan di radiator.

Jika cairan sudah bersirkulasi namun suhu tetap tinggi, maka kinerja radiator akan dibantu extra fan atau kipas tambahan. Fungsinya, tentu untuk menyedot udara dari depan radiator, sehingga pendinginan bisa berlangsung. Biasanya, kipas tambahan ini bekerja saat motor terjebak di kemacetan ketika tak ada embusan angin.

Jika dilihat dari konstruksi, ada dua radiator yang banyak digunakan pada sepeda motor. Pertama, build in liquid cooled radiator atau menyatu yang banyak dijumpai pada jenis matik. Kemudian, radiator terpisah yang banyak digunakan pada sepeda motor jenis .

Karena memiliki fungsi yang sangat penting, para pemilik sepeda motor disarankan untuk memeriksa radiator secara berkala. Lalukan pencucian radiator menggunakan air yang mengalir agar kotoran yang menempel dapat terlepas dengan sendirinya. Selain itu, cek juga tabung cairan cadangan atau reservisor. Dan, setiap melakukan servis motor di bengkel, alangkah baiknya meminta mekanik untuk memeriksa bagian radiator untuk mengetahui apakah komponen tersebut bocor atau tidak.

Selain bawaan motor, di pasaran juga tersedia radiator aftermarket yang didesain lebih besar dibandingkan model . Model ini sering diaplikasikan untuk keperluan balap atau besutan yang sudah menaikkan performa mesin sehingga suhu kerja meningkat.

Harga radiator sendiri bervariasi, tergantung jenis sepeda motor. Radiator untuk motor R25 dan MT25 misalnya, dibanderol sekitar Rp3,8 jutaan. Sementara, radiator untuk ER-6n dijual Rp3,3 jutaan. Adapun radiator untuk Ninja 250, dilepas di kisaran Rp3,5 jutaan.

   
Penulis: