GESITS, Si Motor Listrik Buatan Indonesia

 5022 views

Sejak tahun 2015 lalu, PT Garansindo Inter Global bersama Institut Teknologi Sepuluh November () Surabaya memang sudah mengadakan proyek guna mewujudkan keinginan masyarakat Indonesia untuk memiliki listrik nasional. Dan, pada Mei 2016, wujud listrik itu resmi dipamerkan dengan nama GESITS.

gesits – m.tempo.co

 

Acara perkenalan GESITS dilakukan di Gedung Riset Mobil Listrik, Surabaya. Ketika diperkenalkan, tampilan GESITS sangat mirip dengan buatan , yaitu Vario. Yang membedakan adalah hasil pembuangan bahan bakarnya tidak mengeluarkan emisi karena bertenaga listrik.

Untuk mesinnya sendiri, GESITS akan mengandalkan mesin bertenaga listrik dengan daya motor sebesar 5 kWh dan mengadopsi Lithium Ion berdaya 1.980 Wh. ini berbentuk kotak dengan dimensi panjang 20 cm, serta dimensi lebar dan tebal masing-masing 10 cm. tersebut tersimpan di dalam jok motor.

Baterai ini bisa diisi ulang (charge) selama 1,5 jam hingga 2 jam dan mampu digunakan untuk menempuh jarak 80 km hingga 100 km dan kecepatan maksimal hingga 100 km per jam. Pihak Garansindo sendiri mengklaim teknologi yang digunakan pada GESITS mirip dengan motor Zero buatan Amerika.

Selain itu, motor listrik ini juga dibekali dengan speedometer yang bisa terkoneksi dengan smartphone berbasis . Display speedometer dan kapasitas baterai bisa terhubung ke smartphone melalui sambungan Bluetooth. Ini tentunya menjadi fitur atau terobosan baru yang diharapkan bisa menarik minat konsumen.

Sementara untuk biaya operasional bahan penggerak, nominal yang dibutuhkan sangat terjangkau. Jika listrik per kWh saat ini sekitar Rp1.500, maka biaya operasional yang diperlukan untuk baterai berkapasitas 5 kWh pada motor GESITS ini hanya sekitar Rp7.500.

Saat ini, motor listrik GESITS memang masih berbentuk prototipe atau purwarupa. Penampilan motor ini pun bisa terbilang dasar, dengan dominasi hitam. Untuk selanjutnya, pihak Garansindo dan ITS akan mengembangkan motor ini.

Rencananya, motor listrik GESITS akan diproduksi secara massal pada tahun 2017 mendatang. Jika sesuai jadwal, motor ini akan dipasarkan secara luas kepada masyarakat Indonesia pada tahun 2018 dengan kisaran harga tak sampai Rp20 jutaan. Komponen yang sebagian besar dari dalam negeri, kecuali baterai yang diimpor dari negara lain, membuat harga jual motor ini cukup terjangkau.

   
Penulis: