Jenis-Jenis Busi Motor Yang Wajib Diketahui

 10505 views

adalah suatu suku cadang pada yang dipasang pada pembakaran dalam dengan ujung elektroda pada ruang bakar. Gunanya untuk membakar bensin yang telah dikompres oleh piston. Busi menghasilkan percikan berupa percikan elektrik yang pada prinsipnya mirip dengan halilintar atau petir mini.

Karena kegunaannya yang cukup vital pada sepeda , pemakaian busi yang tepat akan mempengaruhi performa mesin yang lebih baik, walaupun dalam pemakaiannya kita masih harus memperhatikan beberapa faktor lain seperti kondisi suhu lingkungan, tempat mesin atau lokasi sepeda .

Untuk itu kami akan menyajikan info mengenai -jenis busi sepeda motor yang wajib kita kenali lebih dulu sebelum membeli dan mengaplikasikannya pada motor kesayangan. Berikut adalah 5 busi yang ada di pasaran sebagai referensi untuk Anda:

  1. Busi Standar

Yaitu busi yang merupakan bawaan motor asli dari pabrikan. Busi ini memiliki ukuran diameter center electrode rata-rata 2,5 mm. Bagian ujung elektrodanya terbuat dari nikel. Busi standar bisa dipakai hingga jarak 20 ribu km. Jarak tersebut berlalu ketika kondisi pembakaran normal dan tidak dipengaruhi oleh faktor lain seperti oli mesin dan konsumsi BBM yang berlebihan.

  1. Busi Iridium

Busi jenis ini banyak aplikasi tuner untuk mesin non standar. Ciri khas busi jenis ini yaitu ujung elektroda terbuat dari nikel dan center elektroda dari iridium alloy warna platinum buram. Ukuran diameter center elektroda 0,6 mm – 0,8 mm. Umur busi berkisar antara 50 ribu hingga 70 ribu km dan sangat cocok untuk mesin motor besar di atas 150 cc.

  1. 3. Busi Resistor

Busi tipe ini merupakan jenis yang sering mengecoh karena memiliki logo R latin dengan font miring. Sehingga banyak pengendara motor yang mengira artinya racing, namun sebenarnya huruf R tersebut berarti resistor. Busi resistor digunakan untuk melindungi perangkat elektronik , berupa speedometer dan lainnya. Busi ini cocok sebagai perlindungan perangkat elektronik motor.

  1. 4. Busi Platinum

Jenis busi lainnya yaitu busi platinum yang banyak disukai oleh kaum bikers dan penyuka touring. Umur busi ini bisa mencapai 30 ribu km. busi ini memiliki diameter center elektroda 0,5 mm- 0,8 mm. Ujung elektroda terbuat dari nikel dan center electrode dari platinum, sehingga pengaruh panas ke metal platinum lebih kecil.

  1. Busi Racing

Sesuai namanya, busi racing didesain dan dipersiapkan dengan bahan yang tahan terhadap kompresi tinggi serta temperatur mesin yang tinggi dan dipersiapkan untuk mampu mengimbangi pemakaian full throttle dan deceleration. Busi Racing memiliki diameter center elektroda yang relatif kecil meruncing macam jarum. Namun umur busi racing ini relatif pendek yaitu antara 20 ribu km hingga 30 ribu km.

Demikian info yang dapat kami sajikan kali ini yaitu mengenai jenis-jenis busi motor yang wajib diketahui. Semoga bermanfaat.

   
Penulis: