All New Honda SH150i Meluncur, Mesinnya Kini Lebih Bertenaga

Milan – Dalam pameran bergengsi EICMA 2019 di Milan, asal , rupanya banyak menghadirkan produk baru. Yang teranyar dipamerkan adalah All New SH150i yang kini mengusung mesin generasi yang diklaim lebih bertenaga.

Honda SH150i – kumparan.com

All New Honda SH150i tak hanya mengalami ubahan tampilan, tetapi juga diupgrade dari segi dapur pacu dan penyematan sejumlah . Apabila SH150i versi sebelumnya hanya memakai konfigurasi mesin silinder 2 katup, maka di generasi terbaru ini All New Honda SH150i menggunakan mesin silinder 4 katup. Penambahan katup tersebut dipercaya dapat membuat campuran bahan bakar dan udara akan menjadi semakin optimal sekaligus meningkatkan banyak hal.

Misalnya saja urusan tenaga dari All New Honda SH150i yang diklaim mengalami kenaikan hingga 16,2 daya kuda dan torsi 14,2 Nm pada 8.500 rpm untuk mesin 156,6 cc eSP berpendingin cairan. “Output tersebut mengalami kenaikan power dan titip putaran mesin, dibanding sebelumnya yang hanya 10,9 kW atau 14,6 dk pada 8.250 rpm. Begitu juga torsi maksimalnya yang naik menjadi 14,2 Nm pada 6.500 rpm, dari 13,9 Nm pada 7.000 rpm,” demikian seperti dilansir Kumparan.

Tak cukup sampai di situ, matic dengan futuristik ini juga sudah memenuhi standar emisi gas buang Euro 5. Pihak Honda pun mengklaim jika efisiensi bahan bakar pada skutik ini pun menjadi lebih baik. Menurut pengetesan World Motorcycle Test Cycle (WMTC), tiap 1 liter BBM dapat menempuh jarak 43,5 km per liter, naik dari sebelumnya yang hanya 42 km per liter.

Tampilan dari All New Honda SH150i pun dirancang lebih elegan dan modern dengan desain LED baru ganda yang berbentuk kotak. Ada pula teknologi Honda Selectable Torque Control (HTSC) yang berfungsi untuk menjaga ban belakang supaya tidak mengalami wheelspin atau tergelincir, serta smart key. Masih belum diketahui apakah All New Honda SH150i juga bakal diboyong ke atau tidak. Pihak PT Astra Honda Motor (AHM) sendiri memasarkan SH150i dengan banderol mulai dari Rp39,9 juta berstatus OTR DKI Jakarta.

   
Penulis: