Motor Suzuki GSX-R150 di Indonesia Kena Recall, Komponen Apa yang Diganti?

 3597 views

Jakarta – PT Indomobil Sales (SIS) divisi roda dua menggelar kampanye recall sepeda terbarunya, GSX-R150. PT SIS mengumumkan kampanye penarikan kendaraan bertajuk Suzuki Product Quality Update melalui situs resminya.

Suzuki GSX-R150 – www.otovirtual.com

Assist To Head Service SIS divisi roda dua, Hariadi membenarkan jika Suzuki melakukan recall pada unit motor yang belum lama ini dirilis, GSX-R150. “Iya benar (recall). Karena dari website Suzuki, (GSX-R150) masuk dalam product quality update,” ujar Hariadi di Jakarta, Selasa (30/1), seperti dilansir Viva.

Oleh sebab itu pihak Suzuki meminta untuk segera ke bengkel resmi Suzuki terdekat untuk mengecek motor GSX-R150 agar bisa dilakukan penggantian komponen yang bermasalah. Untuk diketahui, part yang perlu menjalani pemeriksaan adalah idle gear set yang merupakan komponen pada dinamo starter.

Cara mengetahui apakah motor konsumen termasuk dalam kategori pemeriksaan ternyata cukup mudah. Konsumen tinggal masuk ke website resmi Suzuki (www.suzuki.co.id), kemudian klik menu di pojok kiri atas, kemudian pilih Suzuki Quality Update.

Apabila telah mengakses laman tersebut, konsumen akan terlebih dahulu dihadapkan pada pengumuman Product Suzuki Quality Update. Kemudian, konsumen diarahkan untuk mengisi 3 kolom di bawah untuk mengecek apakah kendaraannya masuk daftar recall.

Ketiga kolom tersebut memuat masing-masing 17 digit nomor rangka kendaraan, nama, dan nomor telepon/HP konsumen. Apabila telah diisi lengkap, klik OK. Nantinya akan keluar hasil apakah motor GSX-R150 milik konsumen termasuk unit yang perlu mendapat update komponen starter gear set. Jika termasuk dalam program recall, konsumen bisa memilih apakah akan dihubungi Halo Suzuki, melakukan booking online, atau menghubungi Halo Suzuki.

Para konsumen pun tak perlu khawatir karena penggantian komponen di bengkel resmi tidak dikenai sama sekali alias . “Biaya penggantian komponen dalam program product quality update . sparepart-nya dan ongkosnya,” tandas Hariadi.

   
Penulis: