Sejarah dan Ciri Khas Motor Chopper

 3083 views

Pengguna sekaligus penikmat kustom saat ini terus menjamur di berbagai belahan . Berbagai aliran kini sudah banyak dijumpai, mulai sederhana hingga ke tingkat yang paling ekstrem. Nah, salah satu ekstrem yang cukup banyak menarik perhatian pencinta otomotif adalah model chopper.

modifikasisepedamotor.com

 

Istilah chooper pertama kali bergaung pada akhir tahun 1960-an di Serikat, imbas demam film Easy Riders yang menampilkan dua Harley Davidson Pan Head yang dimodifikasi chopper. Namun sebenarnya, jauh sebelum film itu beredar, para mantan pilot pesawat tempur US Air Force telah mengangkangi -motor Harley Davidson secara ekstrem.

Beberapa modifikasi yang kerap dilakukan saat itu adalah mengubah desain tangki, spatbor, jok, hingga memotong rangka sasis. Aksi memotong rangka sasis ini kemudian terkenal dengan sebutan chooper, yang berasal dari kata dalam bahasa Inggris, chop. Istilah chopper lalu disebarluaskan pertama kali oleh gerombolan sepeda motor beraliran out law yang bernama Hell Angels, yang beranggotakan mantan penerbang US Air Force.

Modifikasi chopper secara umum bisa dikenali dari bentuk sudut kemudi yang agak menjulur ke depan, desain tangki bahan bakar yang minimalis, penggunaan roda belakang yang berukuran lebih besar dibanding roda depan, suspensi belakang rigid, jok bertema single seater, hingga desain rangka belakang yang merapat. Selain itu, performa juga ditingkatkan, footrest yang ditempatkan di bagian sangat depan, serta penggunaan lampu depan berukuran besar.

Sementara untuk warnanya, kebanyakan pencinta chopper menggunakan warna yang tidak umum dan jarang digunakan pabrikan, seperti flat black, shiny metallic, metal flake, hingga glamours glitter. Belakangan ini, warna chrome juga jadi pilihan untuk beberapa bagian motor.

Selain di Amerika, wabah chopper juga menyebar ke seluruh penjuru dunia. Di Eropa, muncul aliran Scandinavian Chopper, yang tidak hanya berfokus pada modifikasi motor keluaran Harley Davidson, melainkan motor pabrikan lain seperti BSA dari Inggris dan BWM asal Jerman. Penganut aliran ini memiliki ciri khas sendiri yaitu model rangka belakang yang memiliki lengan ayun dengan model springer khas motor keluaran pabrikan negara-negara Skandinavia.

Lain Eropa, lain juga . Di negara Matahari Terbit itu, muncul aliran Jap’s Chopper yang selain memodifikasi Harley Davidson, juga merombak motor keluaran , seperti Yamaha S650 atau CB Silver Hawk 500. Motor para penganut aliran ini memiliki ciri unik yaitu desain rangka belakang yang mengaplikasikan swing arm dan memiliki sudut rake yang pendek merapat, layaknya motor-motor cruiser khas Jepang.

   
Penulis: