Kawasaki W175 Cafe 2020 Makin Kece dengan Warna Baru, Harga Tetap!

 158 views

Jakarta – PT Motor (KMI) akhirnya merilis Kawasaki W175 Cafe MY ( Year) 2020. Penyegaran pada motor retro ini dilakukan dengan penyematan dan grafis baru yang lebih segar, yakni hitam, oranye, dan silver.

Kawasaki W175 Cafe – oto.detik.com

Warna hitam pada sepeda motor ini terlihat elegan dengan aksen garis hijau yang memanjang di bagian tangki. Kemudian untuk kelir oranye tampak fresh. Dan W175 Cafe silver semakin kental nuansa retro dengan aksen garis warna hitam dan merah di bagian tangkinya. Tampilan warna-warni baru pada Kawasaki W175 Cafe 2020 ini terlihat berbeda dari corak-corak sebelumnya.

Adapun Kawasaki W175 Cafe sendiri pertama kali meluncur di Indonesia tahun 2019 baru dan disebut-sebut mampu memberi nuansa baru untuk para penggemar motor klasik di Tanah Air. “Antusias yang besar terhadap motor ini mendorong Kawasaki untuk terus mengembangkan varian ini. Hadirnya warna dan grafis baru kali ini juga merupakan upaya KMI untuk memuaskan hasrat penyuka motor klasik Kawasaki di Indonesia,” kata Head and Sales PT KMI, Michael Tanadhi di Jakarta, Selasa (24/3), seperti dilansir Detik.

Kawasaki W175 Cafe mengusung berkubikasi 177 cc, 4 stroke, SOHC, 1 silinder, air-cooled, dengan kemampuan tenaga yang diklaim mencapai 13 PS dan torsi 13,2 Nm, sama seperti generasi sebelumnya.

Motor bergaya jadul ini juga mengedepankan suspensi depan teleskopik dan dual shock absorber with spring. Sementara itu, untuk sistem pengereman pada Kawasaki W175 Cafe menggunakan kombinasi antara rem cakram di bagian depan dan drum atau tromol. Sedangkan untuk profil ban depan 80/100 ring 17 dan belakang 100/90 ring 17.

Perbedaan utama versi W175 Cafe dengan yang reguler adalah pada tudung lampu utama, jok yang buritannya timbul ke atas mirip hornet, dan ukuran spakbor yang dibuat lebih pendek. Untuk urusan , rupanya pihak KMI masih membanderol sepeda motor Kawasaki W175 Cafe model year 2020 dengan yang sama seperti sebelumnya, yakni seharga Rp33,8 juta berstatus on the road (OTR) Jakarta.

   
Penulis: