Serba Hitam, Vespa Sprint Carbon Dijual Terbatas di Indonesia dengan Harga Rp 42,5 Juta

 606 views

Jakarta – Usai merilis varian ABS pada 2 bulan lalu, kini PT Piaggio Indonesia giliran meluncurkan sepeda Vespa Sprint terbaru yang mengusung nuansa carbon dan dijual dalam jumlah terbatas. matic yang didominasi warna hitam di sekujur tubuhnya ini dibanderol dengan lebih mahal Rp 500 ribu dari ABS, yakni Rp 42,5 juta untuk wilayah Jakarta.

Vespa Sprint Carbon – otonity.com

“Vespa Sprint Carbon sengaja dilahirkan untuk memenuhi keinginan para pecinta skuter Vespa yang berkarakter kuat dan berani ekspresikan diri. Skuter ini paduan lengkap dari stabilitas berkendara, efisiensi dan nyaman,” ujar Marco Noto La Diega, President Director PT Piaggio Indonesia di Jakarta Selatan, Kamis (5/7), seperti dilansir Viva.

Yang lebih menarik lagi, terbaru dari Vespa ini berstatus terbatas, atau hanya dijual tidak sampai 10% dari total yang dijual. “Jumlahnya hanya 10 persen dari total permintaan Vespa (di Indonesia). unik namun simple ini kita sematkan ke varian terlaris Vespa di Indonesia, Sprint. Ada sentuhan sport dan dinamis serta boltnya. Namun, motor tidak untuk semua orang karena hanya dijual terbatas, sesuai dengan slogan kita ‘Not For Everyone’,” imbuh Marco.

Vespa Sprint Carbon memiliki sejumlah perbedaan dari versi yang biasa. Bagian paling mencolok tentu saja dari segi warna keseluruhan yang berwarna hitam dengan aksen merah. Nuansa warna hitam juga disematkan hingga ke bagian muffler yang sebelumnya berwarna chrome, pelek 12 inci, dan bangku single seater yang bernuansa sport dengan motif karbon di area front tie.

Vespa Sprint Carbon mengusung sejumlah seperti i-get, pengereman ABS, immobilizer, dan dilengkapi dengan port USB untuk memudahkan pengisian baterai gadget. Tampilan Vespa Sprint Carbon pun disempurnakan dengan stiker Rosso Dragon yang sporty. Walaupun mengalami ubahan tampilan, dari spesifikasi ternyata Vespa Sprint Carbon masih sama seperti sebelumnya, yakni menggunakan i-get berkapasitas 150 cc dengan sistem injeksi bahan bakar elektronik. “Motor akan ready pada 9 Juli 2018 nanti,” ungkap Marco.

   
Penulis: