Siap Diuji Coba, Skuter Gesits Ganti Pakai Sasis Aluminium

 1664 views

Surabaya nasional Gesits akan segera diproduksi secara massal. Tim riset dari Institus Sepuluh Nopember () Surabaya menyiapkan 10 unit prototipe.

Project Leader Development Gesits, Grangsang Setia Ramadhani mengungkapkan jika 10 unit prototipe matik (skutik) tersebut sudah mengalami beberapa perubahan. Semuanya akan dipakai pada pengujian sejauh 3.000 km mulai akhir 2016 sampai pertengahan 2017.

Lokasi pengujian skuter Gesits akan ada di sekitar kawasan kampus ITS, Jalan Mulyosari. Tim Gesits juga masih berusaha mencari tempat lain yang cocok untuk melakukan uji coba .

Ujicoba motor GESITS
[foto:iwarta]

“Untuk pengujian skala laboratorium masih kami lakukan di dalam kampus. Nanti juga ada pengujian di lapangan. Tim sedang mencari lokasi-lokasi yang layak untuk pengujian skuter Gesits ini,” jelas Grangsang.

“Ada 10 unit yang akan disediakan untuk pengujian. Prototipe 10 unit ini baru, kami buat lagi. Berbeda dari yang kami launching itu,” ujar Grangsang, Rabu (3/8).

Salah satu perubahan dari skutik Gesits ada pada bagian sasis. Motor Gesits yang bakal diuji coba nantinya memakai sasis dari bahan aluminium cor.

“Target kami adalah lolos uji, sehingga ada beberapa perubahan yang harus dilakukan. Perubahannya tidak banyak sehingga tidak begitu mengubah bentuk dari prototipe yang sudah diperkenalkan beberapa waktu lalu. Tapi sasisnya diganti dengan aluminium,” ujar Grangsang.

Menurut Grangsang, sasis dari bahan aluminium akan lebih tahan air. Di samping itu perubahan pada sasis tentunya juga berpengaruh pada bodi skuter. Bodi skuter Gesits akan sedikit diubah menyesuaikan dengan bentuk sasis yang dipakai.

Untuk perubahan tersebut, tim Gesits telah melakukan riset serta pengujian di laboratorium Mobil Listrik Nasional (Molina) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Grangsang sengaja memilih sasis dari aluminium untuk meningkatkan performa sepeda motor dan membuat para pengendaranya nyaman. Walau begitu, berat skuter keseluruhan nantinya tak jauh berbeda dari prototipe.

“Bodi kami buat dari bahan fiber. Kalau yang prototipe kan dari pelat besi. Meski menggunakan aluminium secara keseluruhan berat tetap sama. Kami mengejar safety-nya,” paparnya.

Untuk sistem kelistrikan, skuter Gesits masih memakai alat yang sama dengan prototipenya. Daya yang dihasilkan masih 5 kW, kapasitas baterai tetap 5kWh, dan kecepatan maksimalnya sekitar 115 km per jam.

“Untuk ukuran pelek, lebar roda, dan ground clearence masih sama dengan prototipe Gesits,” tandasnya.

Gesits adalah proyek kerjasama ITS dengan PT . Skutik Gesits direncanakan untuk mulai diproduksi tahun 2017. Sementara itu prototipenya telah dirilis pada Mei 2016 dan disaksikan langsung oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir. Skuter Gesits mulai dipasarkan di awal 2018 mendatang dan dibanderol seharga Rp 15 juta – Rp 20 juta.

   
Penulis: