Skuter Lambretta Ternyata Bukan Vespa

 3157 views

Jika berbicara mengenai skuter, pasti kebanyakan orang akan menyebutkan nama Vespa. Merek asal Italia itu memang sangat tersohor di seluruh dunia dengan yang khas. Namun ternyata, tak cuma Vespa yang menjadi skuter asal negeri Pizza. Ada nama Lambretta, yang sering juga dianggap sebagai keluarga Vespa.

skuter lambretta – moto.zombdrive.com

 

Anggapan bahwa Lambretta merupakan salah satu Vespa memang bisa dimaklumi, melihat yang hampir mirip di antara keduanya. Namun sebenarnya, Vespa dan Lambretta merupakan dua yang berbeda.

Lambretta merupakan skuter yang berawal dari ide Ferdinando Innocenti, yang pertama kali diproduksi pada tahun 1947 di Milan, setahun usai Enrico Piaggio merilis Vespa pertamanya di Florence, Italia. Nama Lambretta sendiri berasal dari kata “Lambrate”, yakni sebuah daerah di pinggiran Kota Milan yang dilalui sungai, tempat pabrik milik Innocenti berada.

Mirip dengan Piaggio, konsep skuter yang diusung Innocenti kemudian diserahkan kepada Jenderal Corradino D’Ascanio, seorang insinyur penerbangan yang diberi tanggung jawab atas desain dan konstruksi helikopter modern pertama oleh Augusta. Saat itu, Innocenti menginginkan kendaraan sederhana yang kuat dan terjangkau, serta bisa dikendarai oleh pria maupun wanita.

Produk skuter pertama Lambretta pada tahun 1947 hadir dengan pilihan kursi pembonceng untuk penumpang belakang atau sebuah kompartemen untuk menyimpan barang. Sementara, perisai bagian depan terbuat dari bahan aero-metal yang kemudian dikembangkan menjadi kulit kembar yang bisa dijadikan bagasi di belakang perisai depan. Adapun tangki terletak di bawah jok berengsel.

Meski tampak kuno, desain skuter Lambretta bisa dibilang abadi. Sejak pertama kali diproduksi, Lambretta tetap mempertahankan konsep desain skuter klasik, elegan, dan eksklusif. Ini bisa dilihat dari Lambretta Model A yang diproduksi tahun 1947-1948 hingga Lambretta GP/DL yang dibuat tahun 1972-1998.

Di , meski kalah populer dengan Vespa, namun Lambretta sempat menjadi salah satu kendaraan umum di Jakarta, yaitu helicak, pada tahun 1971. Basis mesin dan rangka kendaraan umum beroda tiga ini adalah Tri Lambretta yang diimpor langsung dari Italia.

Sebelumnya, sekitar tahun 1960-an, Lambretta juga sempat digunakan sebagai kendaraan operasional para pastor di Indonesia, sehubungan dengan kerjasama perniagaan yang dijalin antara Lambretta dengan dewan gereja. Lalu, awal 1970-an,  Lambretta juga sempat memasarkan Lambrettino Debramatic di Indonesia, sebuah moped matik berkapasitas 48cc yang bisa dikayuh layaknya sepeda jika kehabisan bahan bakar.

Setelah absen cukup lama, pada tahun 2011 lalu, Lambretta kembali merilis dua varian skuter terbarunya, yaitu LN125 dan LN151. Model LN125, yang juga dipasarkan ke seluruh dunia, mengusung mesin berkapasitas 124,6cc, silinder tunggal, berpendingin udara, 2 katup, dan mampu memuntahkan tenaga 8,7 hp pada putaran 8.000 rpm, serta torsi puncak 8,2 Nm pada putaran 6.500.rpm.

Sementara, Lambretta LN151 menggendong mesin berkapasitas 151cc, silinder tunggal, 4-stroke, berpendingin udara. Dengan bekal tersebut, skuter ini mampu memuntahkan daya 10,3 hp pada putaran 7.500 rpm, serta torsi puncak 10,8 Nm pada putaran 6.000 rpm.

   
Penulis: