Specs dan Harga Vespa VBB 62 Original, Tipe Paling Dicari

 52 views

Siapa sih yang tidak mengenal Vespa?Skuter asal Italia ini dikatakan sebagai salah satu kendaraan roda dua paling iconic yang pernah diciptakan manusia. Piaggio sebagai produsen sendiri telah merilis banyak Vespa, salah satunya Vespa VBB. Di pasaran, original yang dirilis pada tahun 1962, harga bekasnya masih setara dengan sepeda bebek baru, bahkan bisa di atasnya, mencapai ratusan juta rupiah.

Sejarah Vespa

Sejarah Vespa dimulai lebih dari seabad silam, tepatnya 1884. Saat itu, Rinaldo Piaggio mendirikan sebuah perusahaan angkutan bernama Piaggio di Genoa, Italia. Awalnya, bisnis Rinaldo berfokus pada peralatan kapal. Namun, di akhir abad, Piaggio juga memproduksi rel kereta, gerbong kereta, bodi truk, mesin, hingga kereta api.

Pada Perang Dunia I, perusahaannya sempat memproduksi pesawat terbang dan kapal laut. Lalu, pada tahun 1917, Piaggio membeli pabrik baru di Pisa dan 4 tahun kemudian ia mengambil alih sebuah pabrik kecil di Pontedera, di daerah Tuscany, Italia. Pabrik ini kemudian menjadi pusat produksi pesawat terbang beserta komponen-komponennya.

Namun, nasib nahas dialami Piaggio pada akhir Perang Dunia II. Pabriknya dibom oleh pesawat sekutu, tepatnya tanggal 31 Agustus 1943. Setelah perang usai, anak Rinaldo Piaggio, yaitu Enrico Piaggio, mengambil alih perusahaan dari tangan sang ayah. Karena keadaan perekonomian yang memburuk usai Perang Dunia, Enrico Piaggio memutuskan untuk membangun sebuah alat yang terjangkau dan efisien. Saat itu, masyarakat Italia memang sangat membutuhkan fasilitas kendaraan yang murah dan praktis.

Untuk tujuan tersebut, Enrico Piaggio menggandeng Corradino D’Ascanio, seorang insinyur penerbangan yang juga berpengalaman mengonsep dan menerbangkan helikopter modern pertama dari Piaggio. D’Ascanio kemudian membuat sebuah kendaraan roda dua yang dibuat dengan bodi monocoque atau unibody, garpu depan layaknya ban pesawat yang sedang mendarat, plus mesin 2-tak efisien yang saat itu memang sedang populer untuk penghematan bahan bakar.

Pada tahun 1945, purwarupa anyar dari Piaggio bernama MP5 (Moto Piaggio 5) atau dikenal juga dengan nama Paperino (Donal Bebek) akhirnya selesai. Disebut demikian karena sepeda motor ini mengusung rangka atau sasis monokok berbahan baja dengan lekukan membulat di bagian belakang, persis karakter kartun Donal Bebek.

Selain itu, motor ini juga dibekali berbagai mutakhir di masanya. Sebut saja tuas persneling yang dioperasikan via handle kiri, yang menghubungkan transmisi langsung ke roda belakang (menanggalkan final drive rantai di desain sebelumnya). Meski sudah bisa dikatakan canggih, Enrico Piaggio tidak menyukai rancangan purwarupa tersebut, yang menurutnya aneh, terutama di sektor desain.

Vespa VBB 62 – mobildanmotorbekas.blogspot.com

Lalu, sang insinyur lantas mengonsep ulang kendaraannya dan melabeli purwarupa tersebut dengan nama MP6 (Moto Piaggio 6). Saat Enrico Piaggio melihat desain MP6 untuk pertama kalinya, ia secara tak sengaja berseru “Sambra Una Vespa”, yang artinya terlihat seperti tawon. Akhirnya, seruan tak sengaja itulah yang kemudian menjadi nama kendaraan ini, yaitu Vespa (tawon, dalam bahasa Indonesia). Setahun berikutnya, kendaraan ini diproduksi massal dan memulai debutnya di Rome’s Elegant Golf Club. Saat ini, kendaraan tersebut lebih dikenal dengan nama Vespa 98.

Vespa konon masuk ke Indonesia pada awal tahun 1960-an. Kala itu, cuma PT Danmotors yang menjadi importir skuter ini. Namun, sejak saat itu, Vespa berkembang menjadi salah satu kendaraan skuter yang sangat populer dibandingkan kendaraan bermotor lainnya. Bahkan, pada awal kedatangannya, Vespa merupakan kendaraan yang sangat mewah.[1]

Spesifikasi Vespa VBB

Dari sekian banyak varian Vespa yang beredar, Vespa VBB merupakan salah satu model yang cukup populer dan sangat laris di pasaran. Kepopuleran Vespa VBB bisa dilihat dari angka penjualan yang diklaim mencapai 270 ribuan unit hingga dekade 1970-an, yang hanya bisa dikalahkan oleh model Vespa 150 Sprint.

Vespa VBB pertama kali diproduksi pada awal tahun 1960 silam. Skuter ini merupakan evolusi dari sebelumnya, yakni Vespa VBA, yang diproduksi antara tahun 1958 hingga 1960. Vespa VBB mengalami penyempurnaan ukuran menjadi Dellorto SI20/17C, yang semula Dellorto SI20/17A pada VBA.

Selain itu, model VBB juga telah mengusung sistem transmisi manual empat percepatan, sedangkan Vespa VBA masih menggunakan sistem transmisi manual tiga percepatan. Perubahan lain yang cukup mencolok tampak pada penambahan garis maya melengkung di box bagasi, mesin, dan spakbor depan, tidak adanya indikator light di handlebar atau stang, hingga model lampu belakang yang mungil.

Untuk ukuran dimensi, Vespa VBB memiliki ukuran panjang x tinggi 1.680 x 1.500 mm, dengan berat mencapai 93 kg. Skuter ini dipersenjatai mesin 2-stroke rotary valve, single cylinder, berkapasitas 145,5cc. Dengan bekal tersebut, Vespa VBB dikatakan mampu memuntahkan daya hingga 5,5 HP pada putaran 5.500 rpm dan meraih kecepatan maksimal hingga 87 km/jam.

Nah, dari sekian Vespa VBB yang dirilis mulai tahun 1962, 1963, 1964, dan seterusnya, konon model edisi 1962 yang paling diburu karena dianggap sebagai tonggak masterpiece VBB yang legendaris. Banyak pencinta motor klasik dan kolektor yang mengincar sepeda motor ini. Bahkan, saking diminatinya, harga original kendaraan ini bisa mencapai angka ratusan juta rupiah.

Harga Vespa VBB 1962

Jika Anda menelusuri sejumlah lapak jual beli online, banyak pemilik yang menawarkan Vespa VBB keluaran tahun 1962. Tergantung dari kondisi barang, produk bekas kendaraan ini dijual dengan harga berkisar Rp17,9 juta hingga Rp50 juta. Bahkan, pernah ada Vespa VBB 1962 yang dijual dengan harga mencapai Rp200 juta karena konon belum pernah dinyalakan dan digunakan sejak pertama kali launching dari pabrik.

[1] Ibrahim, Deri. 2018. Pemaknaan Vespa Extreme Bagi Pengguna Vespa Extreme di Kota Pekanbaru dalam Perspektif Fenomenologi. Jurnal Online Mahasiswa FISIP Universitas Riau, Vol. 5(1): 1-15.

   
Penulis: