Motor Klasik Incaran Kolektor, Segini Harga Jawa 350cc

 209 views

Jika Anda mengaku menggemari , pasti sudah cukup familiar dengan . Ini adalah sepeda motor asal Ceko (dulu Cekoslowakia) yang didirikan pada tahun 1929 silam. Mengalami masa keemasan di dekade 1950-an, sayangnya ini sempat mati suri. Kemudian, setelah ‘koma’ selama 22 tahun sejak 1996, bangkit kembali pada tahun 2018 dengan merilis tiga motor sekaligus, salah satunya 350cc.

Motor Klasik Jawa 350cc – (YouTube: Martin Majesky)

Bernama Jawa Perak, sepeda motor ini pertama kali diluncurkan ke pasaran India pada bulan November 2018. Negeri Sungai Gangga dipilih sebagai lokasi perkenalan bukan tanpa sebab. Pasalnya, perusahaan asal India, Mahindra and Mahindra, merupakan sosok yang ada di balik kebangkitan Jawa. Perusahaan tersebut memboyong lisensi untuk menggunakan merk Jawa.

Secara tampilan, Jawa Perak sering dibandingkan dengan Royal Enfield Classic 350. yang diusung kedua tersebut memang mirip. Lihat saja dudukan tunggal dengan lekukan tiga sudut tumpul serta sepatbor belakang yang mengurung separuh lingkar roda. Tidak lupa, tangki bahan bakar didesain cembung, serta selongsong knalpot berbentuk datar yang terhubung dengan pejal.

Untuk kaki-kakinya, kuda besi ini dibekali dengan suspensi teleskopik di bagian depan, sedangkan sisi belakang memakai monoshock. Pabrikan juga melengkapi Jawa Perak dengan rem cakram di roda depan dan belakang, yang sudah dibekali dengan sistem pengereman ABS kanal ganda untuk menunjang keselamatan biker selama berkendara.

Sementara, di sektor jantung pacu, Jawa Perak mengusung mesin 4-stroke, silinder tunggal, DOHC, berkapasitas 334cc, pendingin cairan, yang dikombinasikan dengan sistem transmisi manual enam percepatan. Dengan modal tersebut, sepeda motor ini dikatakan dapat menghasilkan tenaga maksimal 30,4 PS serta meraih torsi puncak di angka 31 Nm.

Kendati sudah diperkenalkan di India pada tahun 2018, namun sepeda motor ini ternyata baru dapat dipesan konsumen mulai tanggal 1 Januari 2020, dan pengiriman dimulai pada April 2020. Untuk mereka yang berminat meminang sepeda motor bergaya klasik tersebut, pabrikan mematok mulai 194.500 rupee atau sekitar Rp38 jutaan per unit.

Sebelum model Perak, Jawa sebelumnya juga sempat memiliki sepeda motor bermesin 350cc. Kuda besi tersebut pertama kali diluncurkan perusahaan pada dekade 1930-an hingga 1992. Untuk model yang rilis tahun 1950-an, Jawa 350 membawa mesin tipe 2-tak, pendingin udara, berkapasitas 343cc, yang dikatakan dapat melaju pada kecepatan maksimal 132 km per jam. 

Diekspor ke lebih dari 120 negara di dunia, Jawa 350 tetap populer pada dekade 1960-an hingga 1990-an karena mendominasi di negara-negara Blok Komunis di Eropa Timur. Kala itu, sepeda motor ini bersaing dengan MZ Jerman (250cc) dan Simson (250cc & Awo), Pannonia Hongaria (250cc), Junak Polandia (350cc) dan IZh (350cc) dari Uni Sovyet.

Walaupun gaya dan desainnya telah berubah selama bertahun-tahun, hampir secara mekanis tetap sama sejak tahun 1970-an, tetapi sangat dapat diandalkan. Motor itu sempat diimpor dan dijual di Inggris dan diberi nama Classic dan Sport. Model UK tahun 2012 dilengkapi dengan pengapian elektronik, starter listrik, dan injeksi oli pompa otomatis, yang juga dijual di Irlandia dan didistribusikan di seluruh Eropa.

Punya sejarah yang panjang serta termasuk antik, tidak mengherankan jika kemudian harga Jawa 350 sangat mahal meski berstatus bekas. Di pasaran dalam negeri, ada pemilik yang menjual sepeda motor ini dengan harga mencapai Rp50 juta, surat lengkap termasuk BPKB, dan diklaim merupakan produksi tahun 1965.

Baca juga:   New Honda Scoopy Meluncur, Tampilan Kini Lebih Sporty & Stylish
   
Penulis: