Spesifikasi Bosowa-Hyosung Cruise II, Alternatif Cruiser dari Korsel

 240 views

Bagi Anda yang mengikuti perkembangan di Benua Asia, pasti sudah cukup familiar dengan merek Hyosung. Hyosung merupakan salah satu merek asal Negeri Ginseng, Korea Selatan. Merek ini telah berkecimpung dalam dunia global sejak tahun 1978 silam. Kala itu, perusahaan ini melakukan kemitraan dengan pabrikan asal Jepang, Suzuki. Karena itu, tidak mengherankan jika motor produksi Hyosung memiliki kemiripan dengan produk buatan Suzuki.

Bosowa-Hyosung Cruise II – moto.zombdrive.com

Sayangnya, kemitraan Hyosung dengan Suzuki harus kandas di tengah jalan setelah tahun 2003 lalu divisi motor Hyosung melepaskan diri dari grup. Empat tahun kemudian, merek ini dibeli oleh S&T Group, sebuah perusahaan kaya asal Korea Selatan, dan berubah nama menjadi S&T Motors. Meski demikian, motor produksi S&T Motors ini masih membawa merek jual Hyosung.

Di , Hyosung saat ini dipasarkan oleh PT Honlei Motor (HMI). Ada beberapa produk Hyosung yang telah dibawa ke Tanah Air melalui bentuk CKD (completely knock down), seperti model GT250R dan juga model GT650R. Kedua varian tersebut merupakan kuda besi yang bermain di segmen bike entry-level dan kelas menengah.

Sebelum dipasarkan oleh PT HMI, sepeda motor Hyosung dibawa ke Tanah Air oleh PT Bosowa Nusantara Motor. Perusahaan yang beralamat di Jalan Tanjung Karang No. 3-4A, Jakarta ini membawa puluhan model Hyosung. Menurut data TPT Kementerian Perindustrian, motor Hyosung yang pernah dipasarkan Bosowa di antaranya RX125 untuk segmen dual purpose, serta moped Midas FX110 dan EZ100. Di samping itu, ada juga model lain yang sempat dibawa Bosowa ke publik otomotif Indonesia, yaitu Cruise II GA-125F atau lebih dikenal dengan Cruise II saja.

Motor ini pertama kali mengaspal di Indonesia pada tahun 2001 lalu. Dari rencana impor yang berjumlah 15.000 unit, realisasi yang didatangkan hanya 2 unit motor. Namun, tak putus arang, Bosowa kembali menargetkan mampu mendatangkan 1.350 unit Cruise II ke Tanah Air dan sanggup terealisasi sebanyak 1.014 unit.

Seperti namanya, Cruise II merupakan kuda besi yang menampilkan khas cruiser. Motor ini bisa dikatakan sebagai alternatif motor gede dengan mengusung dengan kapasitas relatif kecil. Dengan menghadirkan Cruise II ini, Bosowa memang sengaja menyuguhkan pilihan bagi masyarakat Indonesia, terutama mereka yang tidak memiliki bujet cukup untuk membeli motor besar.

Di awal milenium ketiga, Cruise II dihadirkan Bosowa bersama dua varian lainnya, yaitu skuter bebek Milenium 2000 serta Concorde yang bermain di segmen motor bebek berkapasitas 110cc. Dirancang untuk penampilan yang berkesan jantan, Cruise II mengusung desain yang dianggap mewakili selera AS. Kala itu, motor ini hadir dengan pilihan warna cokelat, merah, dan hitam.

Di bagian jantung pacu, Bosowa-Hyosung Cruise II menggendong mesin 4-stroke, pendinginan oil-cooled, berkapasitas 124cc, 4 valves. Dengan modal tersebut, motor ini mampu memuntahkan tenaga maksimal 14,3 HP pada putaran 8.600 rpm dan mencapai torsi puncak 11 Nm pada putaran 7.600 rpm. Ketika pertama kali diperkenalkan, motor ini ditawarkan dengan hanya Rp14 jutaan. Berikut spesifikasi teknis Bosowa-Hyosung Cruise II.

Tipe Mesin 4-stroke, single cylinder, 4 valves, oil-cooled
Kapasitas Mesin 124cc
Diameter x Langkah 57 x 48,8 mm
Daya Maksimum 14,3 HP @ 8.600 rpm
Torsi Maksimum 11 Nm @ 7.600 rpm
Kecepatan Maksimum 105 km/jam
Sistem Bahan Bakar
Transmisi 5-speed
Ban Depan 90/90-18
Ban Belakang 110/90-16
Rem Depan Single disc 265 mm
Rem Belakang Drum brake 130 mm
Berat Kosong 141 kg
Tinggi Jok 718 mm
Kapasitas Bahan Bakar 14,5 L
Jarak Poros Roda 1.385 mm
   
Penulis: