Spesifikasi dan Harga Honda WIN 100, Si Raja Jalanan di Masanya

 42787 views

Pecinta tanah air pasti sudah tak asing dengan yang sangat melegenda ini, WIN 100. Para Rider di tahun 1990-an lebih sering menyebutnya WIN cepek. Meskin popularitasnya tak setenar di masa kejayaannya dulu, motor ini sempat menjadi produk paling dicari dan terlaris di jamannya. Honda Win 100 diproduksi pada tahun 1984 hingga 2005. Sebuah masa produksi yang cukup panjang untuk sebuah seri motor. Pada saat pertama kali diluncurkan oleh PT Federal Motors pada tahun 1984, Honda WIN dipersiapkan untuk menggantikan Honda S90z. Pada kala itu, motor ini seakan menjadi ikon baru dalam negeri, hampir kebanyakan instansi pemerintahan dan niaga menjadikannya sebagai inventaris kantor.

Dari segi bentuk bodi, Honda WIN 100 dihadirkan dengan model yang lebih futuristik ketimbang pendahulunya, Honda S90z. Unsur “bulat” yang kental pada Honda S90z mulai dari tangki, headlamp, filter, dan sebagainya perlahan ditransformasikan menjadi lebih “kotak” pada Honda WIN 100. bodinya yang ramping dengan sudut-sudut tegas menjadi daya tarik lebih motor ini.

Dari aspek ruang pacu, Honda WIN 100 masih belum mengalami banyak perubahan. Motor ini masih mengusung mesin landscape berkapasitas 100 cc yang sama persisi seperti milik Honda S90z. Mesin ini menciptakan performa yang maksimal di Jalanan kota pada masa itu, ditambah lagi dengan konsumsi bahan bakarnya yang irit. Shock breaker tinggi dan empuk di kaki depan membuat kendaraan semi- ini begitu nyaman untuk dikendarai. Dalam paket penjualannya di kala itu, motor ini juga telah disertai sebuah bracket yang dipasangka di bagian belakang motor. Bracket ini nantinya sangat berguna untuk membawa barang serta berbagai kebutuhan dari pengendara dan penumpang motor.

Dari tahun-ke tahun dalam produksinya, Honda WIN 100 tidak banyak mengalami perubahan baik pada segi bodi, dapur pacu, atau fiturnya. Honda hanya mengandalkan perombakan pada desain striping untuk menarik minat konsumennya. Pada akhir rilisnya di tahun 2005 lalu, motor ini sudah dipasarkan dengan Rp 10 jutaan per unitnya. Kini, Anda bisa mendapatkannya dalam kondisi bekas dengan berkisar mulai Rp 2,5 juta hingga Rp 5 jutaan.

   
Penulis: