Spesifikasi Jawa CZ 150 C, Motor Tua Nan Iconic

 2164 views

Bagi penggemar , pasti sudah tidak asing lagi dengan JAWA. Bukan berasal dari Pulau Jawa, ini merupakan asli Ceko yang didirikan pada tahun 1929 silam. Saat itu, Kolben Company di bawah kepemilikan Frantisek Janecek mengakuisisi Wanderer, asal Jerman yang terancam bangkrut. Akuisisi ini akhirnya melahirkan merek JAWA yang merupakan kependekan dari Janecek dan Wanderer.

Jawa CZ 150 C – databikes.com

 

Usai akuisisi itu, Janecek kemudian mengubah motor Wanderer yang telah diluncurkan dengan nama JAWA 500cc. Motor ini dibekali mesin OHV berkapasitas 500cc dan mampu meletupkan daya hingga 12 kW atau 18 HP, tenaga yang tergolong powerful pada era itu.

Karena keadaan ekonomi dunia yang sedang hancur pada saat itu, motor yang simpel dan murah pun sangat dibutuhkan masyarakat. JAWA pun menjawabnya dengan mengeluarkan varian JAWA 175, dengan tenaga puncak hanya 3,6 kW atau 5 HP. Meskipun begitu, top speed yang dapat diraih cukup tinggi, yaitu 80 km per jam, karena bobot motor 175cc ini relatif ringan, cuma 70 kg.

Karena harganya yang terjangkau dan efisien, JAWA 175 pun menuai penjualan yang cukup sukses. Tercatat, JAWA 175 mampu terjual sebanyak 27.535 unit. Sebuah pencapaian yang luar biasa untuk tahun 1930-an.

Sepeninggal Janecek, JAWA tetap merilis produk-produk motor berkualitas. Sebut saja JAWA 350 Ogar, JAWA 500cc OHC, hingga motor 2-stroke dengan mesin 250cc/350cc atau 353/354. Bahkan, pabrikan ini juga sempat memproduksi motor dengan kapasitas mesin yang melebihi 1.000cc.

Di tahun 1950-an, sempat beredar sebuah motor iconic yaitu model CZ 150 C yang dikembangkan oleh produsen senjata asal Ceko, Strakonice. Motor ini diproduksi di antara rentang tahun 1950 hingga 1953. Pendahulunya adalah model CZ 125 T, yang diproduksi di tahun 1948 hingga 1949, sedangkan penerusnya adalah model CZ 125/351, 150/352 yang dibangun tahun 1953.

Secara tampilan, dan konstruksi sepeda motor ini tidak jauh berbeda dengan modal CZ 125 C. Satunya-satunya perbedaan adalah lubang silinder dan piston. Awalnya motor ini membawa suspensi belakang unsprung, tapi di akhir 1950 mulai merakit sepeda motor dengan suspensi belakang garpu Jawa, begitu pula seluruh frame motor. Sebagian besar sepeda motor hadir dengan hitam, sedangkan untuk kebutuhan ekspor tampil dengan merah.

Di bagian jantung pacu, model CZ 150 C menggendong mesin 2-stroke, silinder tunggal, pendingin udara, berkapasitas 148cc. Dengan modal tersebut, motor ini mampu menyemburkan tenaga maksimal 6,5 kW pada putaran 6.000 rpm dan mencapai top speed 85 km per jam, melalui transmisi 3 percepatan. Selama usianya yang relatif singkat, CZ 150 C berhasil diproduksi 102.215 unit. Berikut spesifikasi teknis Jawa CZ 150 C.

Produsen Strakonice
Tahun Produksi 1950-1953
Tipe Mesin 2-stroke, silinder tunggal, pendingin udara
Kapasitas Mesin 148cc
Daya Maksimum 6,5 kW @ 6.000 rpm
Maksimum 85 km/jam
Diameter x Langkah 57 x 58 mm
Transmisi 3-speed
Rem Drum 125 mm
Ban 2,75-19
Jarak Sumbu Roda 1.260 mm
Dimensi 1.960 x 680 x 980 mm
Tinggi Jok 700 mm
Kapasitas Bahan Bakar 12 L
   
Penulis: