Suzuki New Smash FI Diam-Diam Hadir dengan Warna Baru

 178 views

Jakarta – Pandemi virus corona (Covid-19) yang menyerang rupanya tak jadi penghalang bagi PT Indomobil Sales (SIS) untuk meluncurkan terbaru. Meski tanpa seremoni, PT SIS menghadirkan penyegaran pada varian andalannya, Suzuki New Smash FI. Motor tangguh ini tampil dengan baru dan striping yang lebih sporty.

Suzuki New Smash FI – www.motorplus-online.com

Kemunculan New Smash FI rupanya sudah dilakukan sejak akhir tahun lalu. “Suzuki kembali melahirkan New Smash FI dengan mempertahankan keunggulan performa, ketangguhan serta konsumsi bahan bakar yang irit dengan tagline baru ‘Tarikannya Dahsyat!’,” demikian tulis Suzuki di laman resminya.

Suzuki Smash FI memakai fuel injection dengan performa yang tetap lebih responsif dan diklaim lebih tangguh. Konsumsi bahan bakar Suzuki Smash FI pun tetap irit. Sedangkan di sektor dapur pacu, Suzuki Smash FI tak mengalami perubahan yang berarti. Namun untuk stripping atau warnanya lebih dinamis. Kini Suzuki Smash FI tersedia dalam 3 pilihan , yakni Candy Summer Red, Metallic Medium Blue, dan Titan Black.

Motor yang memiliki dimensi P x L x T (mm) : 1.910 x 690 x 1.085 (mm) ini masih ramping seperti generasi sebelumnya. Bagian batok rumah lampu cukup besar, sehingga membuat area reflektor cukup luas. Lantaran motor ini ditujukan untuk entry level, maka dan teknologi yang disematkan pun masih tergolong standar.

New Smash FI masih menggunakan mesin 4 tak SOHC dengan kapasitas 113 cc dan sudah bertenaga injeksi. Konfigurasi mesin pada New Smash FI diklaim mampu memuntahkan tenaga hingga 9,3 PS dengan torsi 9,1 Nm. Suzuki New Smash FI pun didukung Light Efficient serta Powerful (LEAP) dan ruang penyimpanan yang cukup luas serta tampilan speedometer yang lebih modern.

Suzuki New Smash FI tersedia dalam 2 varian, yakni pelek racing dan jari-jari. Adapun harga Suzuki New Smash FI tipe velg racing dibanderol Rp16.850.000, sedangkan yang masih menggunakan pelek jari-jari harganya lebih murah, hanya Rp16.100.000 berstatus on the road (OTR) Jakarta.

Baca juga:   Vespa Kongo, Vespa Bersejarah di Indonesia
   
Penulis: