Suzuki TS 125 – Motor Trail Legendaris di Indonesia

 22709 views

125 merupakan jenis trail berkapasitas mesin 123cc yang terbilang cukup sukses merajai pasar Enduro Bike di tanah air. Motor ini pertama kali diproduksi di tahun 1970 di Jepang, namun baru masuk ke Indonesia pada tahun 1993. Produksi Suzuki TS 125 di Indonesia kemudian berlajut hingga tahun 2005. Suzuki TS 125 yang masuk ke Indonesia sebenarnya merupakan penyempurnaan dari sebelumnya yang telah dipasarkan di Jepang dan Amerika Serikat terlebih dahulu. Dalam 12 tahun perjalanannya di Indonesia, Suzuki TS 125 juga telah mengalami beberapa kali penyempurnaan dari segi desain, seperti sok depan yang dibuat lebih tinggi, suspense belakang monoshock, dan penggunaan aluminium swing arm yang lebih ringan dan kokoh.

Dari segi dapur pacu, TS 125 telah dibekali mesin 123cc 2-stroke bersilinder tunggal yang menggunakan teknologi pendingin Air-cooled (pendingin udara). Dipadukan dengan transmisi 6 percepatan, motor ini mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 13 hp pada rotasi 7.000 rpm, dengan torsi maksimal 9.8 ft-lbs pada tiap rotasi 6.500 rpm.

Suzuki TS 125

Dimensi (p x l x t) 2050 x 770 x 1100 mm
Jarak As Roda 1310 mm
Jarak Mesin ke Tanah 235 mm
Ban Depan 2.75 x 19
Ban Belakang 3.25 x 18
Berat 105 kg
Mesin 123cc, 2-stroke, reed valve system, silinder tunggal, pendingin Air-cooled
Daya Maksimum 13 hp / 7,000 rpm
Torsi Maksimum 9.8 ft-lbs/ 6,500 rpm
Bore x Stroke 56 x 50 mm
Kompresi 6,7 :1
Transmisi 5-speed (1-N-2-3-4-5-6), chain
Top Speed 65—70 mph

Masalah performa, Anda tak perlu meragukan si TS 125 ini. Motor trail ini terbukti tangguh di segala medan jalan. Di masa lalu, Motor 2 tak ini menjadi pilihan tunggangan para aparatur negara seperti TNI dan POLRI. Bahkan, cara mengendarai motor trail sempat menjadi kurikulum dasar di materi pelatihan aparat negara. Popularitas TS 125 mulai meredup ketika bergulir isu dilarangnya produksi motor 2-tak di tanah Air. Suzuki Indomobil Sales (SIS) kabarnya sempat berencana untuk tetap memproduksi TS dengan menggunakan mesin 4 tak milik Satria F150 dengan bberapa adaptasi di sektor kaki-kaki dan pengereman, namun hingga kini belum ada kelanjutan dari nasib TS 125.

Bagi Anda yang tertarik untuk memiliki motor Trail Legendaris ini, nampaknya masih bisa berburu motor-motor TS 125 yang beredar di pasaran. Motor ini kini dijual dengan kisaran mulai Rp 7 jutaan hingga Rp 20 jutaan per unitnya, untuk produksi tahun 1993 hingga 2005. tersebut sangat bergantung pada tahun produksi, kondisi kelayakan motor, dan wilayah penjualan.

   
Penulis: