Triumph-Bajaj Tunda Kelahiran Motor Sport Daytona 250

Hinckley – Keputusan Motorcycles untuk bekerjasama dengan ternama asal India, Auto beberapa waktu lalu memunculkan rumor bahwa keduanya akan mewujudkan 250 cc. Sayangnya rencana tersebut tampaknya belum bisa terealisasi dalam waktu dekat ini. Padahal sketsa motor tersebut sempat ditampilkan pada ajang bergengsi EICMA tahun 2013 lalu.

Triumph Daytona 675 – .metrotvnews.com

Realisasi motor yang dinamakan Daytona 250 tersebut kabarnya harus ditunda hingga batas waktu yang belum dapat ditentukan karena dianggap belum sesuai dengan arah pengembangan usai Triumph dan Bajaj sepakat bekerjasama. Pihak Triumph sebelumnya menyatakan bahwa Daytona 250 akan dijual pada tahun 2015 tetapi belum juga mampu direalisasikan.

“Kerja sama ini memungkinkan kami masuk pemula, dan masuk segmen baru. Sejujurnya kami ingin membuat brand Triumph menjangkau konsumen baru. Namun itu bukan inti dari kerjasama ini. Sepeda motor yang kami kembangkan lebih ke arah kapasitas medium,” kata Paul Stroud, Chief Commercial Officer Triumph, seperti dilansir Kompas.

Stroud menambahkan bahwa kerjasama antara Triumph dengan Bajaj memang nantinya akan membuka kesempatan untuk menciptakan sepeda motor di entry level dan menjangkau banyak segmen. Ia juga memastikan jika sepeda motor tersebut kini masih pada tahap pengembangan. Motor dengan kapasitas medium itu diharapkan bisa segera diperkenalkan pada publik dalam jangka waktu 3 tahun ke depan.

Senada, S. Ravikumar, President of Business Development Bajaj Auto juga mengatakan bahwa pengembangan motor Triumph-Bajaj nantinya akan memadukan unsur heritage dari Triumph dan efisiensi dari Bajaj. “Motor ini akan mengkombinasikan nama ikonik Triumph, dengan efisiensi ala Bajaj. yang diluncurkan ini akan sepadan dengan rencana penjualan, Bajaj berasumsi akan jadi pemimpin pasar motor India,” kata Ravikumar.

“Sejalan dengan produk yang akan meluncur, Bajaj akan menciptakan jaringan dengan rencana penjualan. Triumph India akan terus memberi laporan ke Triumph UK untuk rencana masa depan, termasuk sepeda motor baru,” tandas Ravikumar.

   
Penulis: