Wanhu 175 ZKM/T, Three Wheeler China yang Gagal Mengaspal di Indonesia

 374 views


Umumnya, jika diminta menyebutkan kendaraan komersial beroda tiga, kebanyakan masyarakat pasti akan menyebutkan nama Bajaj. Merek asal India itu memang sudah tersohor sebagai produsen transportasi model ini. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya kendaraan Bajaj yang wara-wiri di jalanan ibukota Jakarta.

Selain Bajaj, sebenarnya ada juga India lainnya yang mengeluarkan produk di segmen serupa, yaitu . Melalui model King, pabrikan ini menawarkan sebuah kendaraan komersial yang disebut lebih fashionable dan stylish jika dibandingkan model Bajaj. King sendiri pertama kali dirilis pada tahun 2009 dan mengusung 4-stroke, single cylinder, forced air-cooled, berkapasitas 199,26cc.

Di samping pabrikan asal India, pabrikan asal juga tidak mau kalah untuk meramaikan persaingan di segmen kendaraan komersial roda tiga. Diwakili oleh Wanhu, merek ini hadir dengan model Wanhu 175 ZKM/T atau biasa disingkat dengan WH175ZK. Kode “M/T” menunjukkan bahwa kendaraan ini dikendalikan oleh transmisi manual.

Secara tampilan, WH175ZK mengusung yang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kendaraan roda tiga milik Bajaj atau TVS. Kendaraan ini hadir dengan roda berukuran kecil, lampu depan kecil yang berada di atas spakbor, ruang kemudi serta ruang penumpang berukuran standar, serta pelindung atap yang terbuat dari bahan semacam terpal.

Di bagian jantung pacu, kendaraan dengan 3 orang ini (termasuk pengemudi) menggendong mesin berkapasitas 173,5cc, berbahan bakar bensin. Kendaraan dengan bobot bersih 345 kg tersebut dikatakan mampu meraih kecepatan maksimal 60 km per jam. Di pasar China, Wanhu 175 ZKM/T ditawarkan dengan harga RMB 1.800, serta hadir dalam pilihan warna merah dan kuning.

Sebenarnya, kendaraan roda tiga ini sempat akan didatangkan ke Indonesia melalui PT Cipta Sehati Jaya yang bermarkas di Jalan Diponegoro KM 3,7, Tambun, Bekasi. Hal ini dapat dilihat pada Tanda Pendaftaran Tipe () Kendaraan Bermotor Kementerian Perindustrian yang mencantumkan Wanhu 175 ZKM/T telah didaftarkan sejak tahun 2014 hingga 2015.

Sayangnya, di akhir bulan September 2016, Kementerian Perindustrian membatalkan permohonan TPT motor ini bersama ratusan model/merek lain. Pasalnya, otoritas berwenang menilai perusahaan atau importir tidak memenuhi kewajiban mereka untuk melengkapi datanya dalam waktu 10 hari kerja.

Baca juga:   Pergeseran Tren, Motor cc Kecil Laris Manis di Eropa
   
Penulis: 

Komentar ditutup.