Yamaha Rilis Motor Sport Murah ‘Saluto’ dengan Fitur UBS, Harga Cuma Mulai Rp 10 Jutaan

Jakarta – Angka sepeda di India cukup besar, tak heran jika industri di Negeri Hindustan pun cukup berkembang. Demi meramaikan pasar, pabrikan asal Jepang, Yamaha pun merilis pembaruan untuk tipe motor Saluto RX dan Saluto 125 di India.

Yamaha Saluto RX – www.mobimoto.com

Sebagai informasi, total penjualan sepeda motor di India per tahunnya dapat mencapai angka 16 juta unit, di mana motor segmen 100 cc sampai 125 cc masih mendominasi penjualan terbesar di negara tersebut. Saluto sendiri diposisikan sebagai motor yang mengisi kelas 100-125 cc di India. Yamaha Saluto termasuk kendaraan yang dijual dengan cukup terjangkau, yakni sekitar Rp 10 juta hingga Rp 12 jutaan.

Kali ini Yamaha menyemat untuk Saluto versi teranyar, yakni penambahan perangkat UBS (Unified Braking System). UBS merupakan fitur yang menyerupai Combined Braking System (CBS), gaya parsial nantinya akan muncul ketika rem depan dipakai secara bersamaan dengan rem belakang. Bukan hanya untuk menarik minat konsumen di India, fitur UBS memang sengaja dihadirkan untuk menyaingi motor TVS Star City Plus dan juga memenuhi aturan keselamatan kendaraan di India yang akan mulai diberlakukan per tanggal 1 April 2019 mendatang.

Yamaha Saluto RX UBS dibanderol dengan harga 52 ribu rupee atau sekitar Rp 10,2 juta apabila dikonversi ke dalam rupiah. Sedangkan versi termahalnya dijual seharga 60.500 rupee atau setara Rp 12,3 juta. Sementara itu, seri Yamaha Saluto non UBS saat ini sudah tak lagi diproduksi di India. Sayangnya, Yamaha hanya menambahkan fitur UBS saja dan tidak melakukan perubahan di sektor mesin untuk Saluto.

Yamaha Saluto mempunyai bobot hanya 112 kg saja, mirip bobot motor bebek yang beredar di . Mesin 125 cc yang kompak kabarnya sudah mengalami upgrade ruang pembakarannya agar dapat menghemat bahan bakar hingga 10%. Yamaha Saluto RX mengusung mesin satu silinder 110 cc dengan daya maksimal 7,5 PS dan torsi puncak 8,5 Nm. Sementara untuk Yamaha Saluto 125 dipasangi mesin 125 cc, kekuatan maksimal 8,3 PS dan torsi puncak 10,1 Nm.

“Saat ini fokus perusahaan adalah mengalihkan pasar motor massal ke segmen mewah dan premium (150 cc ke atas). Yamaha India hingga kini sedang mempelajari di atas 300 cc. Sementara pasar menengah akan diisi skutik-skutik premium berkapasitas 125-150 cc. Untuk motor 100-110 cc, produksi akan tetap dilakukan, namun akan diekspor ke pasar lain seperti Afrika dan Amerika Latin,” tutur pimpinan Yamaha India, Motofumi Shitara, seperti dilansir Economic Times melalui Viva.

   
Penulis: