Saingan Berat Ninja, Suzuki Rilis Motor Terbaru Gixxer 250

1486 views

Jakarta asal Jepang, meluncurkan 2 sport sekaligus pada Selasa (26/10), yaitu Gixxer SF 250 dan Gixxer SD 250. Kedua sport teranyar ini dipasarkan dengan Rp62 jutaan. Sayangnya, untuk sementara motor Gixxer SF 250 dan Gixxer SD 250 baru dipasarkan untuk negara Vietnam.

Suzuki Gixxer 250 - (YouTube: MoToBike)

Suzuki Gixxer 250 - (YouTube: MoToBike)

“Tampak sebuah foto siluet yang memperlihatkan 2 motor sport yang gagah. Dua motor tersebut berupa sport naked dan satunya sport fairing. Menurut dugaan, kedua motor tersebut merupakan Suzuki Gixxer SF 250 dan Gixxer SD 250,” demikian seperti dilansir dari Motosaigon melalui Suara.

Adapun dari segi performa, motor tersebut mengusung berkapasitas 249 cc single silinder SOHC dengan pendingin SOCS (Suzuki Oil Cooling System). Mesin tersebut diklaim mampu menghasilkan tenaga hingga 26,5 dk pada 9.000 rpm dan torsi 22,6 Nm pada 7.500 rpm. Selain itu, ada juga SEP (Suzuki Eco Performance) yang membuat motor sport baru ini disebut lebih irit bensin.

Kemudian, di sektor pengereman Suzuki Gixxer SF 250 menggunakan rem cakram depan belakang, lengkap dengan ABS 2 channel pada kedua ban. Beralih ke kaki-kaki, Suzuki Gixxer menggunakan suspensi depan model teleskopik biasa dengan suspensi belakang model monoshock. Sedangkan untuk urusan pencahayaan sudah ditunjang lampu LED di seluruh bagian. Suzuki menyematkan panel instrumen digital yang modern.

Supaya starter lebih ringan, ada pula fitur Suzuki Intelligent Start System. Perbedaan mendasar antara Suzuki Gixxer SF 250 dan Gixxer SD 250 adalah dari segi , yang mana Gixxer SF 250 merupakan motor sport fairing, sedangkan Gixxer SD 250 merupakan naked sport.

Suzuki Gixxer SF 250 hadir dalam 2 pilihan , yaitu biru dan hitam doff. Pada pilihan biru juga disematkan grafis livery tim Suzuki Ecstar MotoGP. Sementara itu, untuk kelir hitam doff membuat tampilan Suzuki Gixxer SF 250 jadi lebih sangar.

Baca juga:   Yamaha XMAX Edisi 2021 Meluncur, Usung Warna dan Mesin Baru
author