Bogor – Saat pertama kali dirilis tahun 1999 silam, kehadiran sepeda motor gede (moge) Suzuki, GSX1300R telah sukses menyedot perhatian publik. Pasalnya, motor yang dijuluki Suzuki Hayabusa ini sukses meraih rekor sebagai motor produksi umum dengan kecepatan tertinggi di dunia.
Walau begitu, agen tunggal pemegang merek Suzuki, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda dua mengungkapkan bahwa pihaknya sementara ini sudah berhenti mengimpor sepeda motor Hayabusa.
“Sudah tidak impor lagi dari dua tahun, sekarang masih hold dulu, masih menentukan harga, setelah itu kita bakal impor lagi kok,” ungkap Department Head Marketing and Sales 2W PT SIS, Yohan Yahya di Sentul, Bogor, Kamis (26/1).
Namun Yohan meyakinkan para konsumen yang hendak memiliki sepeda motor tercepat produksi Suzuki bahwa Hayabusa masih dapat dibeli di beberapa dealer resmi Suzuki. Pasalnya stok Hayabusa saat ini masih cukup untuk memenuhi permintaan konsumen di Indonesia. “Masih ada kok, dibuatnya tahun 2016 model 2016, tinggal 7 sampai 8 unit lagi,” ungkapnya.
Untuk menghabiskan stok, Suzuki menawarkan harga khusus untuk Hayabusa sampai akhir tahun 2017 ini. “Kalau harga, sekitar Rp 410 jutaan ya, kita adakan harga khusus lah ya, diskon hingga Rp10 jutaan lah ya, bisa lebih,” kata Yohan.
Hayabusa tersedia di 3 dealer Suzuki wilayah Jakarta, antara lain di Indo Jakarta Motor Gemilang, Mitra Indo Sejahtera Utama, dan Mahkota Inti Sejahtera. “Kalau luar Jakarta juga ada, cuma adanya satu doang, tidak seperti di Jakarta yang ada tiga,” tandasnya.
Motor Suzuki Hayabusa sendiri mengusung mesin 1.340 cc, 4 stroke inline-four berpendingin cairan, DOHC, 16 valve. Mesin yang diboyong motor terkencang ini dapat menyemburkan tenaga maksimal mencapai 197 Tk dan torsi 138,7 Nm dengan kecepatan hampir 300 km/jam. Anda tertarik untuk membelinya?






