Sepeda-motor.info – Setelah sempat dihentikan karena ditemukan adanya masalah non standar pada produknya, pabrikan asal AS, Harley Davidson, kembali menjual kembali motor listrik pertama mereka LiveWire. Penghentian sementara itu membuat Harley Davidson mengetahui bahwa kondisi yang tidak standar itu hanya teridentifikasi secara singular atau kejadian tunggal.
“Setelah menyelesaikan analisis yang ketat minggu ini, kami telah melanjutkan produksi dan pengiriman LiveWire,” ujar Harley Davidson kepada sejumlah media, yang dilansir dari Ride A Part. “Pelanggan dapat terus mengendarai sepeda motor LiveWire mereka dan dapat mengisi daya sepeda motor melalui semua metode.”
Perusahaan menambahkan, menghentikan sementara produksi LiveWire memungkinkan pihaknya untuk mengonfirmasi masalah yang ditemukan sebelumnya. Adapun hasilnya adalah kondisi non standar tersebut hanya terjadi pada satu unit dan disebut sebagai kejadian tunggal. “Kami bangga dengan langkah-langkah jaminan kualitas kami yang ketat dan upaya kami untuk menghadirkan sepeda motor terbaik di dunia,” sambung Harley Davidson.
Sebelumnya, pada minggu lalu, perusahaan mengungkapkan jika mereka menemukan kondisi no standar pada LiveWire yang mulai dikirimkan ke dealer pada akhir September. Karena itu, Harley Davidson akan melakukan pengujian dan analisis tambahan secara internal. Harley Davidson sendiri mengaku bahwa pengujian sudah berjalan baik, tetapi mereka masih belum mengonfirmasi kapan produksi Harley Davidson LiveWire akan kembali berjalan.
Harley Davidson LiveWire mengusung motor listrik dengan tenaga baterai 15,5 kWh serta diklaim mampu menghasilkan daya hingga 105 dk dan torsi 116 Nm. Menariknya, motor listrik ini disebut-sebut dapat berakselerasi dari 0-100 km per jam hanya dalam waktu 3 detik saja dan sanggup menempuh jarak maksimal hingga 235 km. Cara pengisian baterai dari LiveWire pun cukup unik. Harley Davidson sengaja menyematkan power socket di atas tangki, sehingga terkesan seperti sedang mengisi bensin layaknya motor konvensional.
Sepeda motor bertenaga elektrik pertama buatan Harley Davidson ini dirilis tahun 2014 lalu dan dipasarkan dengan harga USD 30.000 atau sekitar Rp423 juta di Amerika dan Eropa Barat. Kehadiran LiveWire diharapkan bisa menaikkan angka penjualan motor Harley Davidson yang menyasar segmen pengendara muda.






