Yamaha Kembangkan Konsep Sepeda Motor Hybrid

2803 views

Jepang – Produsen sepeda ternama asal Jepang, belum lama ini kabarnya telah mendaftarkan paten sketsa hybrid besutannya. Lewat sketsa motor yang didaftarkan patennya tersebut, saat ini diketahui sedan mengembangkan motor yang mempunyai 2 penggerak, yaitu konvensional dan listrik.

Yamaha Konsep Sepeda Motor Hybrid - www.harianjogja.com

Yamaha Sepeda Motor Hybrid - www.harianjogja.com

tersebut menunjukkan bahwa sepeda Yamaha nantinya akan menggunakan roda depan sebagai poros penggerak, tak lagi memakai poros dari roda belakang seperti motor pada umumnya.

Baca juga:   Meluncur, Ducati Panigale V2 Usung Tampilan Mirip Sang Kakak V4

Lewat gambar itu juga diketahui sejumlah komponen yang digunakan seperti motor penggerak yang ada di roda depan. Terlihat bahwa jalur kabel listrik akan menyumbangkan tenaga ke bagian roda depan. Dijelaskan bahwa kedua roda akan bekerja secara bersamaan, namun masih belum diketahui seperti apa pastinya cara kerja mesin konvensional dan motor listrik dapat dipadukan untuk menggerakkan sebuah sepeda motor.

Baca juga:   Seri Tertinggi Vespa GTS Super Tech 300 Meluncur, Harganya Tembus Rp152,9 Juta!

Sayangnya, pihak Yamaha Jepang masih belum membeberkan detail dari sepeda motor hybrid tersebut dan belum diungkapkan kapan Yamaha akan mulai memproduksinya. Sampai saat ini gambar sketsa motor hybrid tersebut masih dalam tahap pengajuan dan pihak Yamaha belum memperoleh hak penuh dari konsep motor hybridnya.

Sebagai informasi, sepeda motor listrik dengan poros penggerak menggunakan roda depan tahun 2015 lalu sudah dikembangkan oleh produsen otomotif asal Jerman, BMW yang bekerjasama dengan Wunderlich. BMW dan Wunderlich memproduksi motor bernama R1200GS LC Hybrid.

Baca juga:   All New Honda Vario 160 Resmi Mengaspal, Segini Harganya

Motor R1200GS LC Hybrid yang memiliki poros penggerak di roda depan diklaim dapat mengaspal dengan kecepatan sekitar 20 km per jam. Yang lebih menarik lagi, roda depan pada R1200GS LC Hybrid ternyata juga dapat berjalan mundur dengan kecepatan 3 km per jam.

author