Jakarta – Sepeda motor supersport Ducati Panigale V2 belum lama ini resmi dipasarkan di Negeri Hindustan, India. Motor yang disebut baby Panigale ini mengusung desain Panigale V4 serta diklaim mengusung beragam keunggulan, termasuk dari sektor mesin.
Motor buatan pabrikan asal Italia ini menjadi kendaraan pertama yang sudah menggunakan mesin sesuai standar emisi terbaru BS6 yang berlaku di India. Motor pengganti 959 Panigale ini mengusung mesin berkapasitas 955 cc L-Twin yang diklaim dapat menyemburkan tenaga hingga 155 hp pada 10.750 rpm dan mempunyai torsi puncak 104 Nm pada 9.000 rpm.
Kemudian Ducati Panigale V2 pun memperoleh tambahan inertial measurement unit (IMU) 6 sumbu yang sudah diperbarui serta fitur Ducati EVO 2 traction control dan sistem ABS. Ada pula kontrol pengereman mesin dan quick shifter dua arah. Motor gahar ini dilengkapi 3 mode berkendara, Sport, Street, dan Race. Pengaturan tiap mode bisa disesuaikan lewat konsol instrumen TFT 4,3 inci. Bagian depan motor memperoleh cluster lampu depan LED tajam. Ubahan lain pada Panigale V2 adalah swingarm dan knalpot terbaru. Sayangnya, Panigale V2 masih belum dilengkapi dengan suspensi elektronik.
Menariknya lagi, superbike Panigale V2 kabarnya juga bakal diluncurkan oleh agen pemegang merek (APM) Ducati, PT Cakra Motor Sport di Indonesia. Sebelumnya, beredar kabar peluncuran pada 22 Agustus 2020 di Sirkuit Sentul, Jawa Barat. Namun tampaknya perilisan motor tersebut sedikit diundur. “Untuk harga, estimasinya di kisaran Rp700 jutaan off the road,” ucap APM Manager CMS Riezka Donalsha, Sabtu (15/8), seperti dilansir Tempo.
Panigale V2 mengawali debutnya di Ramini, Italia, pada Oktober 2019 lalu. Riezka mengungkapkan bahwa kehadiran Panigale V2 untuk melengkapi line up Panigale yang telah dipasarkan, yaitu V4. Sementara itu, untuk Panigale V4 unit pertama sudah dikirimkan ke konsumen. Masih belum diketahui kapan jadwal pasti Ducati Panigale V2 akan diluncurkan.






