Ducati Diavel, ini merupakan salah satu model motor cruiser yang cukup mengundang decak kagum dari para penggemar motor sport premium di dunia. Motor ini sendiri pertama kali melakukan debut internasional pada November 2011 lewat ajang EICMA yang berlangsung di Milan. Diavel menjadi cruiser bike kedua yang dibuat pabrikan asal Italia, setelah sebelumnya melahirkan model Indiana dalam rentang tahun 1986 hingga 1990.
Proyek Ducati Diavel ini dimulai di bawah kepemimpinan kepala desain Ducati, Pierre Terblanche, yang menugaskan Glynn Kerr, desainer freelance dan kolumnis desain untuk Motorcycle, guna menghasilkan sketsa konsep awal. Di AS, kebanyakan pembeli Diavel adalah pengendara yang berada di usia 50 tahun atau lebih, dengan banyak perempuan yang lebih tertarik dibandingkan biasanya. Beberapa pemilik Harley Davidson, terutama pengendara V-Rod, juga diketahui membeli cruiser ini.
Setelah tiga tahun sejak pertama kali diperkenalkan, pabrikan asal Italia melakukan pembaruan pada model Diavel, atau dalam istilah yang keren, facelift. Ducati Diavel Facelift ini diperkenalkan pertama kali di ajang Geneva Motor Show 2014. Di Negeri Pizza, model pembaruan ini dipasarkan mulai bulan April 2014.
Ducati sendiri mengatakan bahwa mereka tidak melakukan perubahan yang signifikan pada model Diavel Facelift. Pabrikan Italia tersebut hanya melakukan penyempurnaan dari versi yang sudah meluncur sebelumnya. Penyempurnaan yang dilakukan Ducati ini bertujuan untuk mendapatkan power dan torsi yang lebih besar sejak mesin dinyalakan.
Di bagian mesin, Ducati masih mempertahankan mesin Testastretta 11 derajat, persis yang digunakan model Monster 1200. Perubahan dilakukan pada bagian piston baru yang memang sengaja dipasang untuk meningkatkan rasio kompresi dari 11,5:1 menjadi 12,5:1. Pada area sekitar intake dan exhaust pun ikut menerima revisi. Alhasil, meski tenaga yang dihasilkan tetap, namun sudah bisa dicapai pada putaran mesin yang lebih rendah, yaitu pada 9.250 rpm, setelah versi sebelumnya di putaran 9.500 rpm.
Perubahan lainnya terletak pada bagian headlight LED-nya. Lampu sein depan Ducati Diavel Facelift tampak lebih sporty, sedangkan lampu sein belakang terlihat lebih menyatu dengan lampu rem yang juga mengusung teknologi LED. Transformasi lainnya terlihat jelas pada desain cover radiator serta bagian jok yang tampil dengan desain yang lebih menarik. Sementara, fitur tambahan lainnya termasuk windscreen yang lebih lebar dan posisi kemudi yang dibuat lebih tinggi 15 mm serta dimundurkan 60 mm.
Di bagian jantung pacu, Ducati Diavel Facelift menggendong mesin Testastretta 11 derajat L-Twin, 4 Desmodromically actuated valves per cylinder, liquid-cooled, berkapasitas 1.198,4cc. Dengan modal tersebut, motor ini mampu menyemburkan tenaga maksimal 119 kW pada putaran 9.250 rpm dan torsi puncak menembus 130,5 Nm pada putaran 8.000 rpm. Berikut spesifikasi teknis Ducati Diavel Facelift.
| Tipe Mesin | Testastretta 11 derajat L-Twin, 4 Desmodromically actuated valves per cylinder |
| Kapasitas Mesin | 1.198,4cc |
| Diameter x Langkah | 106 x 67,9 mm |
| Rasio Kompresi | 12,5:1 |
| Daya Maksimum | 119 kW @ 9.250 rpm |
| Torsi Maksimum | 130,5 Nm @ 8.000 rpm |
| Sistem Pendinginan | Liquid-cooled |
| Sistem Bahan Bakar | Electronic fuel injection |
| Transmisi | 6-speed |
| Rangka | Tubular steel frame |
| Suspensi Depan | Upside down 50 mm |
| Suspensi Belakang | Single-sided aluminium swing arm |
| Ban Depan | 120/70-ZR17 |
| Ban Belakang | 240/45-ZR17 |
| Rem Depan | Dual semi-floating disc 320 mm, 4-piston, ABS |
| Rem Belakang | Single disc 265 mm, 2-piston, ABS |
| Berat Kosong | 210 kg |
| Tinggi Jok | 770 mm |
| Jarak Sumbu Roda | 1.580 mm |
| Kapasitas Bahan Bakar | 17 L |
| Tipe Jok | Dual seat |






