Kebutuhan masyarakat perkotaan akan kendaraan yang praktis, ramah lingkungan, namun tetap stylish coba diwujudkan oleh Bolt Motorbikes. Perusahaan produsen sepeda listrik asal Amerika Serikat ini menjawabnya dengan meluncurkan gagasan produk kebanggaan mereka yang diberi nama M-1. Melalui sebuah kampanye, Bolt Motorbikes mencari pihak pendana yang bersedia untuk menyuntikkan dana sebesar USD200,000 (setara Rp 2,85 Milyar) untuk biaya produksi awal 100 unit M-1.
Ide pembuatan M-1 datang dari petinggi Bolt Motorbikes, Nathan Jauvtis, yang juga seorang ahli mekanik berpengalaman. Nathan mengaku, gagasan ini muncul dari pacarnya yang merasa takut untuk naik sepeda motor. Dari situlah berawal pemikiran untuk menciptakan sepeda listrik yang praktis, namun bertampang layaknya motor. Melalui M-1, Pabrikan motor listrik asal negeri Paman Sam ini coba membawa pengendaranya pada suasana klasik 1970-an. Desain yang sesuai regulasi standar sepeda listrik di AS membuat penger di tempat parkir sepeda.
Hal lain yang menjadikan M-1 lain dari sepeda listrik pada umumnya adalah sistem pengoperasiannya yang dapat dilakukan melalui smartphone. Pengendara bisa memilih tingkat kecepatan yang diinginkan, mulai ekonomis hingga sport. M-1 juga dilengkapi dengan 2 rantai penggerak, satu rantai untuk mengayuh dan rantai lainnya untuk peng operasian menggunakan tenaga listrik.
Jauvtis dan timnya mengaku telah menghabiskan waktu selama 3 tahun untuk membentuk M-1 mulai konsep hingga produksi. Kabar baiknya, proyek ini telah berhasil mengumpulkan dana lebih dari setengah dari jumlah yang ditargetkan. Sepeda ini akan diproduksi di Brisbane, dan rencananya akan dijual mulai tahun depan dengan harga USD4,995 (setara 71,3 juta).





