Rem merupakan salah satu komponen vital pada sebuah sepeda motor yang berfungsi untuk memperlambat atau menghentikan gerakan roda secara otomatis. Bisa dibayangkan jika rem pada sebuah sepeda motor tidak berfungsi, maka risiko kecelakaan bakal semakin meningkat, terutama ketika melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Pada dasarnya, rem sepeda motor dibedakan menjadi dua, yaitu rem tromol (drum brake) dan rem cakram (disc brake). Dulu, sepeda motor yang dijual di pasaran hanya menggunakan sistem pengereman tromol. Namun seiring dengan berjalannya waktu, banyak pabrikan motor yang mulai mengaplikasikan rem cakram untuk menggantikan rem tromol.
Penggunaan rem cakram ini salah satunya bertujuan untuk meningkatkan keamanan para pengguna motor. Pasalnya, sistem pengereman cakram memiliki kinerja yang lebih baik jika dibandingkan tromol ketika pengendara melakukan pengereman secara normal atau mendadak. Selain itu, rem cakram juga dapat mempercantik serta memperkuat aura gahar pada sepeda motor.
Dengan berbagai alasan tersebut, banyak pemilik sepeda motor yang kemudian mengganti rem tromol dengan rem cakram. Dan, untuk melakukannya, pemilik sepeda motor harus memiliki beberapa spare part, di antaranya:
- Master rem dan tabung minyak rem khusus master rem cakram belakang. Merek yang umum beredar adalah produk Nissin.
- Slang rem untuk cakram belakang dengan panjang yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
- Kaliper, part ini memiliki model yang beragam meski ada juga beberapa yang memiliki kesamaan sehingga bisa saling substitusi, misalnya kaliper Honda Supra, kaliper Suzuki Satria, atau kaliper Kawasaki Ninja.
- Cakram, dengan lebar ideal 220 mm.
- Adaptor tromol yang digunakan sebagai dudukan piringan cakram.
- Baut, di antaranya baut tanam dan baut cakram (baut L).
- Minyak rem, bisa menggunakan DOT 3 atau DOT 4.
- Bubutan, untuk memasang adaptor serta membuat bracket.
Setelah mendapat bahan-bahan tersebut, lalu bagaimana cara memasang rem cakram untuk menggantikan tromol? Berikut cara mudah mengganti rem tromol dengan rem cakram.
- Langkah pertama adalah membuat dudukan untuk master rem di pijakan kaki atau footstep dengan menggunakan pelat besi yang memiliki ketebalan 8 - 10 mm.
- Setelah itu, potong bagian ujung tuas rem dan kemudian sambung ulang. Hal itu dimaksudkan agar posisi ujung tuas rem itu lebih panjang atau mundur dibanding sebelumnya.
- Usai menyelesaikan penyambungan tuas rem, langkah selanjutnya adalah membuat dudukan cakram. Piranti itu diletakkan di gear dengan melepas roda dan membongkar gear. Kemudian, buat lubang untuk memasang baut pengikat dudukan cakram tersebut.
- Setelah itu, gunakan borĀ untuk membuat titik lubang baut di balik gear. Ukuran lubang itu sesuai dengan besaran baut yang digunakan. Setelah proses pembuatan lubang baut selesai, langkah selanjutnya adalah memasang cakram.
- Proses selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah membuat dudukan kaliper sekaligus bos as roda dengan menggunakan pelat besi yang memiliki ketebalan 10 mm. Setelah itu, proses pemasangan pun selesai. Namun, sebelum membuat dudukan tersebut, roda harus terlebih dahulu dipasang.
Lalu, berapa biaya yang dibutuhkan untuk mengganti rem tromol dengan rem cakram? Biaya untuk kebutuhan ini sebenarnya cukup terjangkau, sekitar Rp800 ribuan hingga Rp900 ribuan.






