Berbicara tentang motor bebek underbone, kita memang tidak bisa berpaling dari nama-nama familiar semacam Yamaha Tiara, Honda Nova Dash, atau Suzuki Satria 120. Namun, di balik merek-merek asal Jepang, muncul sebuah nama dari Italia yang menerobos pasaran, terutama di era tahun 1990-an hingga awal 2000-an, yaitu Cagiva Stella.
Motor bebek asal Negeri Pizza ini hadir dalam dua varian, yaitu bermesin 115cc dan 125cc. Secara tampilan, motor ini mengusung desain ayam jago (ayago) dengan stang clip-on, persis seperti yang diusung oleh Honda Nova Dash atau Suzuki Satria 150. Motor ini sendiri merupakan hasil kolaborasi dari pabrikan Italia dengan para insinyur Thailand. Karena itu, tidak mengherankan jika Cagiva Stella mendapat respon positif di Negeri Gajah Putih tersebut.
Sayangnya, penjualan Cagiva Stella tidak bisa dikatakan sukses dan cenderung melempem, meski memiliki harga yang sama dengan Yamaha Tiara, yaitu Rp24 jutaan (di Thailand). Ini karena para konsumen sudah telanjur lebih familiar dengan motor Honda Nova Dash, Suzuki RK-Cool, atau Yamaha Tiara. Padahal, jika dibandingkan, Cagiva Stella memiliki spesifikasi dan kualitas yang lebih unggul.
Untuk model Cagiva Stella 125 misalnya, motor ini menggendong mesin tipe 2-stroke, berpendingin cairan (radiator), reed valve, berkapasitas 123,54cc. Dengan modal tersebut, motor ini diklaim mampu meletupkan daya maksimal 23,8 PS pada putaran 10.300 rpm dan torsi puncak menembus 1,66 kg-m pada putaran 10.000 rpm. Cagiva Stella disebut menjadi satu-satunya bebek underbone yang bisa menyaingi Kawasaki Ninja 150RR.
Di samping itu, Cagiva Stella 125 juga dibekali dengan teknologi CTS (Cagiva Torque System) yang merupakan perangkat elektronik hasil pengembangan insinyur Cagiva di Thailand. Perangkat ini berfungsi sebagai pengatur besar kecilnya lubang buang secara elektronis. Dengan teknologi CTS, pembakaran akan diatur oleh suatu katup, mirip kinerja Super KIPS, YPVS, atau RC-Valve. Berikut spesifikasi teknis Cagiva Stella 125.
| Tipe Mesin | 2-stroke, berpendingin cairan (radiator), reed valve |
| Kapasitas Mesin | 123,54cc |
| Diameter x Langkah | 55 x 52 mm |
| Rasio Kompresi | 8,2 : 1 |
| Daya Maksimum | 23,8 PS @ 10.300 rpm |
| Torsi Maksimum | 1,66 kg-m @ 10.000 rpm |
| Sistem Transmisi | Manual, 6-speed |
| Starter | Kick |
| Rem Depan | Disc |
| Rem Belakang | Disc |
| Kapasitas Tangki Bahan Bakar | 6,5 liter |
| Ban Depan | 70/90-17 |
| Ban Belakang | 80/90-17 |
| Berat | 110 kg |






