Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan superbike Honda CBR1000RR-R Fireblade SP 30th Anniversary. Motor edisi spesial ini sengaja diluncurkan untuk merayakan 30 tahun kehadiran Fireblade. CBR1000RR-R Fireblade SP terbaru memperoleh berbagai perubahan, seperti ubahan pada intake system dan penambahan gigi sprocket belakang untuk menambah rigiditas handling. Pengembangan motor keren ini terinspirasi dari Honda RC213V MotoGP dan RC213V-S.
“CBR1000RR-R Fireblade SP 30th Anniversary ini akan memberikan pengalaman berkendara tertinggi. Kehadirannya di Indonesia didukung layanan terbaik dari jaring Big Wing Honda,” ucap Marketing Director PT AHM Thomas Wijaya, Kamis (17/3), seperti dilansir dari Tempo.
Superbike anyar tersebut dilabur dengan kombinasi tricolor khas Honda, yaitu merah, putih, dan biru. Kemudian, CBR1000RR-R Fireblade SP 30th Anniversary juga disematkan detail penanda edisi spesial 30 tahun di sejumlah bagian. Misalnya ketika kunci kontak dinyalakan, layar instrumen akan menampilkan tulisan khusus edisi 30 tahun. Lalu, pada setang ada serial number yang dibuat dengan laser. Tulisan edisi 30 tahun juga dibubuhkan pada smart key, tutup tangki, dan goresan laser pada silencer knalpot.
Mengenai jantung pacu, Honda CBR1000RR-R Fireblade SP 30th Anniversary menggunakan mesin berkapasitas 999,9 cc DOHC 4 silinder segaris. Mesin itu diklaim mampu menyemburkan tenaga maksimal hingga 215 HP pada 14.500 rpm dan torsi 112 Nm pada 12.500 rpm. Di bagian kaki-kaki, Honda memasang suspensi tipe Inverted Telescopic Ohlins Smart-EC di depan dan Pro-Link with Gas Chamber Ohlins Smart-EC di bagian belakang.
Sistem pengereman Honda CBR1000RR-R Fireblade SP 30th Anniversary sudah memakai Brembo Dual Front Disc Brake Radial 4 piston berukuran 330mm di depan dan Brembo 2 piston berukuran 220mm di bagian belakang. Rem tersebut dipadukan dengan fitur Anti-lock Braking System (ABS) dengan dua mode, yaitu Sport dan Track.
Yang tak kalah menarik, Honda CBR1000RR-R Fireblade SP 30th Anniversary ditunjang fitur canggih seperti Throttle by Wire, Sensor Advance Inertia Measurement Unit (IMU) 6-Axis, hingga Honda Electronic Steering Damper (HESD) dengan tiga mode, yaitu hard, medium, dan soft. Jika tertarik memiliki motor ini, tampaknya harus siap merogoh kocek dalam-dalam. Pasalnya, AHM memasarkannya dengan harga Rp1,058 miliar OTR DKI Jakarta.






