Ban merupakan salah satu komponen utama yang harus ada pada sepeda motor. Ban merupakan piranti sepeda motor yang bersentuhan langsung dengan jalanan atau bisa dikatakan sebagai alas kaki motor. Ban sangat penting guna mengurangi getaran yang disebabkan permukaan jalan ketika sepeda motor sedang melaju.
Ban yang sebagian besar dibuat dari bahan karet sintetis itu juga berfungsi melindungi roda dari aus dan kerusakan. Selain itu, benda berbentuk bulat ini juga memberikan kestabilan antara sepeda motor dan kondisi permukaan jalanan untuk meningkatkan kecepatan serta mempermudah pergerakan.
Pada dasarnya, ada beberapa jenis ban yang beredar di pasaran. Berikut jenis-jenis ban yang sering digunakan pada sepeda motor.
Ban Sport (Semi Slick)
Ban ini memiliki grip atau daya cengkeram yang luar biasa. Karena itu, ban ini sangat cocok digunakan untuk lapangan atau sirkuit balap. Tingkat cengkeraman ban ini akan meningkat seiring suhu ban yang naik. Namun sayangnya, ban jenis ini hanya mampu meraih jarak tempuh sekitar 1.000 mil (1.600 km) atau kurang. Karenanya, ban sport tidak cocok digunakan untuk sepeda motor harian.
Ban Sport Touring
Ban ini memiliki daya tahan lebih baik dibandingkan ban sport. Namun, daya cengkeram dan daya tikung ban ini tidak sebagus ban sport. Karena itu, ban sport touring sangat cocok digunakan untuk trek lurus atau menempuh perjalanan jarak jauh. Pemakaian ban ini juga lebih awet pada motor dengan kapasitas mesin menengah.
Ban Touring
Ban ini biasanya terbuat dari bahan karet keras untuk daya tahan yang lebih lama. Namun pada suhu tinggi, daya cengkeram ban touring masih kalah dibandingkan ban sport atau ban sport touring. Karena itu, ban jenis ini sangat cocok digunakan ketika kondisi dingin.
Ban Cruiser
Ban ini sering digunakan pada motor bebek yang banyak beredar di jalanan. Karena memiliki daya cengkeram dan daya tahan lumayan baik, beberapa motor touring juga ada yang menggunakan ban cruiser ini.
Ban Scooter
Seperti namanya, ban ini digunakan untuk motor tipe skuter, seperti Vespa atau skuter matik. Ban scooter memiliki dimensi yang lebih kecil dibandingkan ban cruiser. Namun, ban ini memiliki cengkeraman dan daya tahan yang sama dengan ban jenis cruiser.
Ban Off-Road
Ban ini memiliki tonjolan dan dalaman untuk menghasilkan cengkeraman maksimal pada medan berlumpur, berpasir, atau berkerikil. Karena itu, ban ini umumnya digunakan sepeda motor tipe off-road atau super-moto. Ban off-road juga tidak disarankan digunakan pada jalanan aspal karena tidak stabil.
Ban Racing Kering
Ban ini hanya digunakan khusus untuk balapan dan tidak disarankan digunakan di jalanan umum karena sangat berbahaya. Tekstur segitiga ban racing lebih banyak sehingga menghasilkan daya cengkeram yang kuat. Ban ini juga lebih cocok digunakan dalam kondisi jalanan yang kering dan tidak cocok untuk keadaan jalanan basah karena mudah tergelincir.
Ban Racing Basah
Ban ini memiliki karakteristik yang sama dengan ban racing kering. Hanya saja, ban ini lebih cocok digunakan untuk balapan dalam kondisi hujan. Pasalnya, ban ini memiliki alur yang sangat banyak untuk jalur pembuangan air sehingga ban bisa menapak sempurna di permukaan jalan.






