Jakarta – Motor listrik terbaru Gesits siap diperkenalkan dalam pameran IIMS Motobike Hybrid pada tanggal 4-13 Desember 2020. Pihak Gesits sendiri mengaku baru pertama kali ikut ajang otomotif tersebut.
“Kami mempersiapkan jenis motor Gesit baru dengan tiga original warna yaitu merah, hitam, dan putih. Motor ini akan kami luncurkan pada saat IIMS Motobike Hybrid 2020 nanti,” kata Direktur Utama PT Gesits, Sari Suryani, Rabu (2/12), seperti dilansir Tempo.
Sayangnya, Sari tak membeberkan secara rinci detail mengenai motor bertenaga elektrik tersebut. Ia hanya mengatakan bahwa motor listrik Gesits merupakan produk buatan dalam negeri yang diproduksi di pabrik PT Wika Industri Manufaktur di Cileungsi, Bogor.
Ia juga menjanjikan hal yang baru dari Gesits yang sudah diproduksi sebanyak 3.000 unit sampai bulan Desember 2020. “Sekarang Gesits benar-benar hadir di Indonesia, produksi anak bangsa, begitu juga pabriknya. Ini adalah sesuatu yang baru, tapi ini adalah momen yang tepat bagi kami untuk mengenalkan Gesits. Saya saat ini mohon suport dan dukungan dari semuanya, kami juga harus mendapatkan masukan,” ungkap Sari.
Hingga kini motor listrik Gesits telah dipasarkan di sejumlah kota besar, seperti Sorong, Manado, Palembang, Batam, Bali, termasuk di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Sebagai informasi, motor listrik buatan anak bangsa ini diklaim lebih ramah lingkungan dan juga hemat dibanding motor konvensional berbahan bakar bensin. Adapun 1 baterai dengan isi penuh 1,4 kWh hanya membutuhkan uang Rp2.200 dan dapat menempuh jarak sampai 50 km.
Motor Gesits sendiri memakai 2 baterai sekaligus agar jarak tempuhnya dapat mencapai 100 km per satu kali pengisian daya. Waktu pengisian baterai motor Gesits membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam saja. Sedangkan untuk 30 menit pertama pengisian daya, Gesits dapat diajak berkendara untuk menempuh jarak 10 km.
“Dengan biaya pengisian daya listrik yang murah dan minimnya perawatan rutin, biaya operasional Gesits lebih rendah 70 persen dibandingkan dengan motor bensin,” beber Direktur Utama WIMA, Samyarto.






