Jakarta – Honda Jepang akhirnya memperkenalkan sepeda motor skuter matic maxi terbarunya, PCX dengan mesin baru 160 cc yang digadang-gadang mampu memuntahkan tenaga hingga 16 HP yang melampaui kompetitor, Yamaha NMAX. NMAX teranyar sendiri menghasilkan power sekitar 11,3 kW atau 15,2 HP.
Honda PCX 160 yang diproduksi di Vietnam tersebut bakal dipasarkan sebagai model 2021 untuk pasar Jepang. Hadir sebagai skutik anyar, Honda PCX 160 mengusung mesin berkapasitas 156 cc dengan 4 katup. Mesin eSP+ tersebut berkarakter overbore, dengan lingkar piston 60 mm dan langkah piston 55,5 mm. Rasio kompresinya dipatok cukup tinggi, mencapai 12 : 1. Mesin yang disematkan pada PCX 160 ini diklaim dapat menghasilkan tenaga hingga 16 dk atau 16 HP pada 8.500 rpm, dengan torsi maksimal 15 Nm @6.500 rpm.
Teknologi mesin yang dipakai pun berbeda, yaitu Hydraulic Cam Chain Tensioner. Teknologi ini berupa tensioner rantai keteng yang tidak lagi menggunakan penekan model per, namun memanfaatkan tekanan oli mesin. Desain crankshaft disesuaikan untuk dapat mengurangi getaran dan suara mesin jadi lebih halus.
Konsumsi bahan bakar Honda PCX 160 kabarnya dapat mencapai 53,5 km per liter pada kecepatan konstan 60 km per jam dengan dikendarai 2 orang. Selain itu, mesin Honda PCX 160 dilengkapi dengan teknologi ACG Starter yang membuat proses menghidupkan mesin jadi sangat halus. Di Negeri Sakura sana Honda PCX 160 dipasarkan dengan harga 407 ribu yen atau sekitar Rp55,1 juta. Lantas, mungkinkah motor ini diboyong juga ke Indonesia?
Mengenai hal itu, GM Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin menuturkan jika sementara ini pihak Astra Honda Motor masih belum berencana merilis PCX baru di Indonesia. Muhibbudin menegaskan jika pihaknya fokus menjual PCX yang ada sekarang, yakni versi hybrid dan konvensional. “Kami masih fokus dengan PCX150 yang saat ini dipasarkan ya,” ujarnya, seperti dikutip dari CNN Indonesia.
Sedangkan untuk kemungkinan PCX baru akan meluncur tahun 2021, dia tak langsung membantah. Muhibbuddin hanya meminta para penggemar menunggu sampai tahun 2020 usai. “Kita tunggu tahun depan datang dulu ya,” tutupnya.






