Motor Skuter Futuristik Yamaha QBIX Bakal Mengaspal di Indonesia?

Bangkok – Dalam ajang Bangkok International Show (BIMS) di Impact Challenger, Pak Kret, Thailand, memamerkan salah satu matik (skutik) andalannya, yakni Yamaha QBIX. Tak seperti skutik Yamaha selama ini, QBIX mengusung futuristik dengan bodi yang serba kotak.

Yamaha QBIX - tinhte.vn

Yamaha QBIX - tinhte.vn

Tak ayal jika Yamaha Thailand mengusung tagline ‘The Digital Automatic Bike’ pada Yamaha QBIX. Seluruh pada QBIX telah memakai LED, sehingga saat dinyalakan begitu terasa modern. Selain itu Yamaha juga menyematkan lainnya seperti panel full digital LCD, smart key system, answer back system, hingga stop and start system untuk mengefisienkan bahan bakar motor unik ini.

Baca juga:   Sasar Asia Tenggara, MV Agusta Siapkan Line-up Motor Terbaru 350 cc

Di sektor dapur pacu, terbaru ini hanya menggunakan basis mesin dari Mio M3 125 Blue Core dengan 125 cc SOHC, berpendingin fan yang mampu menyemburkan tenaga maksimal 9,5 hp pada putaran 8.000 rpm dan torsi maksimal 9,6 Nm pada 5.500 rpm.

Yamaha Thailand mengklaim QBIX sebagai motor yang irit bahan bakar dan ramah lingkungan. Yamaha QBIX 125 Blue Core tersedia dalam 3 varian, yakni standar, S, dan . Perbedaannya terletak dari dimensi motor. Varian S dan memiliki dimensi lebih lebar 30 mm. Kemudian varian tentu saja sudah dilengkapi sistem pengereman Anti-lock Braking System ().

Baca juga:   Ditemani Pulsar F250, Bajaj Hadirkan Pulsar N250 Generasi Terbaru

Lantas apakah PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) juga bakal memboyong skutik futuristik tersebut ke Tanah Air? Namun sayang, kemungkinan YIMM tak akan menghadirkannya ke Indonesia. “Itu kan produksi Yamaha Thailand untuk pasar Thailand. Untuk pasar Indonesia, kami enggak tahu, tutur General Manager Aftersales Division YIMM, Muhammad Abidin, Kamis (30/3).

Baca juga:   Kawasaki Ninja ZX-25RR dan Ninja ZX-25R Mengaspal di Indonesia

Lebih lanjut Abidin mengatakan bahwa pihaknya harus melihat terlebih dahulu pasar skutik di Indonesia. “Kami enggak ada niat ke arah sana. Segmen motor matik di Indonesia lebih ke arah Aerox, N-Max, yang tenaganya besar. Terbukti, angka permintaan Aerox sangat signifikan,” jelasnya.

author