Jakarta – PT Pindad yang selama ini dikenal sebagai produsen alutsista untuk TNI dan Polri rupanya mulai merambah bidang electric vehicle alias kendaraan listrik. Bertepatan dengan ajang World Superbike (WSBK) pada 19-21 November lalu, PT Pindad mengenalkan prototipe motor listrik terbaru, yakni MotoEV.
Menurut Direktur Strategi Bisnis PT Pindad (Persero), Syaifuddin, MotoEV akan jadi salah satu produk unggulan perusahaan untuk menjawab kebutuhan kendaraan listrik dan mendukung program pemerintah.
“Pindad saat ini telah menyelesaikan salah satu dari inovasi pengembangan produknya yakni motor listrik yang diharapkan akan menjadi jawaban atas kebutuhan kendaraan listrik di masa depan sesuai dengan misi pemerintah untuk menghadirkan kendaraan listrik yang akan mensupport program pemerintah dari sisi efisiensi energi yang ramah lingkungan sehingga ini akan menjadi salah satu produk unggulan Pindad,” kata Syaifuddin, Rabu (24/11), seperti dilansir Pikiranrakyat.
Syaifuddin pun mendorong adanya kolaborasi pengembangan kendaraan listrik di antara para produsen dalam negeri. “Sudah saatnya kompetisi bergeser menjadi kolaborasi. Kalau kompetisi muncul biaya yang besar, sedangkan kolaborasi hasilnya efisiensi,” paparnya.
PT Pindad sendiri mencoba mengembangkan MotoEV sebagai kendaraan multi-purpose yang dapat dipakai di segala medan secara maksimal, baik di bidang pertahanan, industrial, atau bidang-bidang lain yang butuh mobilisasi cepat dengan energi ramah lingkungan.
Untuk spesifikasi sementara, motor listrik MotoEV Pindad ini menggunakan dinamo berkekuatan 5 kW. Motor listrik tersebut kabarnya hanya butuh waktu sekitar 3-4 jam untuk pengisian daya baterai. Dalam kondisi baterai terisi penuh, motor bergaya supermoto ini diklaim dapat digunakan untuk berkendara sejauh 100 km. Urusan performa, MotoEV juga bisa digeber hingga kecepatan maksimal 120 km per jam.
Lantaran masih dalam bentuk prototype, PT Pindad masih belum dapat mengumumkan berapa harga jual resminya. Akan tetapi, motor listrik dengan tampilan seperti trail ini kemungkinan bakal dipasarkan di kisaran harga Rp30 juta sampai Rp80 jutaan. Jika benar dirilis untuk umum, apakah Anda tertarik untuk memilikinya?






