Sepeda-motor.info – Tanpa gembar-gembor, skuter bergaya retro buatan Thailand, Royal Alloy GP200S, ternyata sudah resmi mengaspal di pasaran Indonesia. Mengusung lisensi dari Inggris, skuter tersebut dijual dengan harga Rp95 jutaan (on the road). Untuk tahap awal, sepeda motor ini didatangkan sebanyak 17 unit dan sebagian sudah dikirim ke konsumen.

Skuter Royal Alloy - otomotif.kompas.com
“Awalnya kami memang akan memperkenalkan dan menjual pada gelaran IIMS 2020. Namun, karena virus corona, menjadi batal dan untungnya konsumen memahami dan langsung memesan ke diler-diler kami,” papar Umar Muhammad, salah satu perwakilan Utomo Corp., importir Royal Alloy, dilansir Naikmotor.com. “Batch pertama kami mendatangkan 17 unit, sebagian sudah dikirim ke konsumen dan sebagian sudah ter-booking. Untuk batch kedua, jika tidak ada halangan, akan masuk ke Indonesia bulan ini.”
Umar menambahkan, unit yang sudah datang hadir dalam beberapa pilihan warna, antara lain merah, hitam (doff), coklat (doff), hijau, dan putih. Saat ini, unit yang sudah terkirim baru wilayah Jabodetabek, namun perusahaan juga melayani penjualan ke seluruh Indonesia. “Harga OTR Jakarta saat ini Rp95 juta. Namun, harga tersebut tidak mengikat, tergantung nilai kurs dolar AS,” sambung Umar.
Di pasaran Negeri Gajah Putih, Royal Alloy tersedia dalam beberapa tipe, antara lain Grand Prix 150 (GP150), Grand Prix 200S (GP200S), Tigara Grande 200 S (TG200S), dan Tigara Grande 300S (TG300S). Namun, untuk yang masuk ke pasaran dalam negeri sementara ini hanya satu tipe, yakni varian Grand Prix 200S.
Disebut-sebut sebagai penantang sepadan Lambretta, fitur yang dibawa skuter ini diklaim lebih canggih dari kompetitor. Semua pencahayaan sudah memakai lampu model LED, sedangkan rem telah dibekali sistem ABS, baik di depan maupun di belakang. Tak cuma itu, panel speedometer pun telah mengusung layar TFT dengan fitur touch dan sebagian besar bodi menggunakan material aluminium dan baja.





