Jakarta – Segmen motor trail saat ini tampaknya cukup menjanjikan. Jika sebelumnya motor offroad didominasi oleh Kawasaki, maka Honda pun tak ingin kalah dengan menghadirkan motor trail entry level CRF150L. Kabar barunya, sang kompetitor, Yamaha pun bakal memproduksi sepeda motor trail untuk memperketat persaingan di segmen tersebut.
Di segmen motor trail 150 cc sebelumnya sudah diramaikan oleh Honda CRF150L, serta pemain lama seperti Kawasaki KLX 150 dan Viar Cross X 150. Deputy General Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Eddy Ang mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah intens mempelajari pasar trail 150 cc. Tak sekadar mempelajari, PT YIMM juga kabarnya telah melakukan berbagai persiapan.
“Memang pasar trail kami anggap tak terlalu besar, tetapi segmen ini cukup penting bagi Yamaha. Selain penjualan yang cukup menarik, ini juga terkait image. Pasarnya ada, dan persiapan sedang kami lakukan, on going,” beber Eddy Ang, Rabu (21/2), seperti dilansir Viva.
Yamaha sendiri sebenarnya juga memiliki produk trail di Indonesia lewat Yamaha WR250. Namun Yamaha menyadari, dengan harga banderol hampir mencapai Rp 100 juta tentunya masih belum mampu menjangkau kalangan luas di Tanah Air. Oleh sebab itu Yamaha mengaku tengah serius ingin memproduksi motor trail entry level 150 cc.
“Semua aspek kami perhatikan dengan detail. Termasuk karena motor trail ini kan tidak dipakai dalam kondisi biasa, di mana RPM tinggi terus. Semuanya pokoknya detail kami pelajari. Yamaha kan memang terkenal begitu,” ungkap Eddy.
Sayangnya Eddy masih belum bisa memastikan kapan motor trail 150 cc besutannya dirilis. Ia hanya mengatakan jika proyek ini telah berlangsung lama dan kehadirannya dijanjikan semakin dekat. Terkait basis mesin, Yamaha juga belum mau mengungkapkan apakah mereka memakai basis mesin V-Ixion atau tidak.
Honda sendiri lewat produk CRF150L-nya ternyata masih belum mampu menandingi penjualan Kawasaki KLX 150 di Indonesia. Awal tahun 2018 ini PT Astra Honda Motor (AHM) mampu menjual 4.931 unit motor CRF150L, sementara itu Kawasaki berhasil menjual 4.965 unit KLX 150 di Indonesia. Lalu bagaimana dengan Yamaha kelak? Akankah Yamaha mampu bersaing dengan Kawasaki dan Honda?






