Virginia, AS - Lembaga riset Departemen Pertahanan Amerika Serikat, DARPA, memamerkan dua prototype sepeda motor multi bahan bakar dalam Konferensi Industri Pasukan Operasi Khusus yang diselenggarakan oleh Asosiasi Industri Pertahanan Nasional di Tampa, Florida, belum lama ini.
Kedua motor ini adalah “Silent Hawk” yang dibuat oleh Logos Technologies dan “Nightmare” buatan LSA Autonomy yang rencananya akan digunakan untuk kendaraan khusus para tentara di masa depan. Kedua kendaraan bermesin hybrid ini sengaja dibuat agar dapat berjalan menggunakan berbagai sumber tenaga, mulai dari tenaga listrik, bensin, hingga minyak zaitun sekalipun.
“Jika itu bensin, katakan itu bensin, atau katakan sesuatu yang lain. Ini akan dimengerti,” ujar Alex Dzwill, salah seorang insinyur dari perusahaan Logos, sebagaimana ditulis laman Defence One yang dikutip Daily Mail (25/5).
Silent Hawk adalah hasil rancangan Zero Motorcycles yang berbasis motor balap listrik Alta Motors, RedShift MX. Motor ini menggunakan rangka Alta dengan mesin hybrid yang dikembangkan sendiri oleh Logos. Motor ini mampu mencapai kecepatan tertinggi hingga 98 mph (158 km/jam). Sedangkan pada kondisi medan sulit, kecepatan tempuhnya mencapai 80 km/jam.
Sepeda motor ini nantinya dapat dioperasikan dalam dua mode, yakni 'mode bising' seperti kebanyakan motor pada umumnya (80 dB) dan ‘mode senyap’ (55 dB) jika menggunakan tenaga baterai agar lebih leluasa mendekati area musuh.
Dikatakan lebih lanjut bahwa konsep motor multi-fuel ini masih dalam tahap pengembangan. DARPA sendiri telah mulai mengembangkan proyek sepeda motor ini sejak tahun lalu.






