Sepeda-motor.info – Ketika banyak pabrikan jor-joran meluncurkan skuter matik dengan mesin berkapasitas besar, tidak demikian dengan Suzuki. Perusahaan otomotif asal Jepang tersebut masih mempertahankan salah satu motor otomatis imut mereka, Suzuki Lets. Mengusung mesin cuma 50cc, skuter kecil ini baru saja menerima sejumlah pembaruan yang membuatnya tampil lebih menarik.
Dilansir dari Naikmotor.com, Suzuki Lets merupakan produk yang dikembangkan dengan fokus pada kemudahan penggunaan dan kualitas tinggi sebagai alat untuk kehidupan sehari-hari. Skuter ini hadir dengan desain yang serba mungil. Lampu depannya berbentuk bulat, spakbor runcing tapi berukuran kecil, dek rata khas skuter matik entry level, sedangkan bagian bodi buritan seperti buntut lebah mengerucut di ujung.
Meskipun dimensinya memang kecil dan lebih fokus pada sisi kepraktisan, tetapi Suzuki Lets 50 mengusung kompartemen penyimpanan yang cukup lapang. Selain bagasi yang luas, kapasitas tangki bahan bakar motor otomatis ini juga cukup besar untuk ukurannya, yakni 4,8 liter, sehingga cocok untuk dijadikan sarana transportasi harian.
Dimensi sepeda motor ini sendiri, mengutip dari situs Autoby.jp, adalah panjang 1.660 mm, lebar 615 mm, dan tinggi 995 mm. Jarak sumbu roda Lets 50 1.150 mm, sedangkan tinggi tempat duduk 695 mm. Untuk mengimbangi dimensi yang mungil, sektor kaki-kaki kuda besi ini juga dibuat ringkas, dengan velg berukuran 10 inch, yang didukung rem tromol di roda depan dan belakang.
Untuk urusan dapur pacu, Suzuki membekali Lets 50 dengan mesin berkapasitas 49cc, SOHC, pendingin udara, single cylinder, 2 katup, plus teknologi Suzuki Eco Performance (SEP) dan fuel injection. Dengan modal tersebut, skuter matik ini dikatakan dapat menyemburkan tenaga maksimal 3,6 tenaga kuda pada putaran 8.500 rpm dan meraih torsi puncak di angka 3,4 Nm pada putaran 7.000 rpm.
Di pasaran Negeri Jepang, Suzuki Lets 50 edisi 2022 ditawarkan dengan harga cuma Rp20,7 jutaan per unit. Sepeda motor tersebut tersedia dalam empat pilihan warna, yakni beige, biru, hitam, dan putih. Mungkin menarik apabila Lets 50 juga dipasarkan untuk konsumen di Indonesia karena merk sepeda motor bermesin kecil masih relatif sepi.






