Sepeda-motor.info – Pabrikan asal Jepang, Yamaha, baru-baru ini merilis edisi teranyar untuk salah satu skuter matik mereka, Ego Gear atau lebih sering disebut Gear 125, khusus pasaran Malaysia. Sepeda motor otomatis tersebut sekarang menerima warna baru, yakni kuning, biru, dan hijau. Di Negeri Jiran, produk ini dijual dengan harga sekitar Rp19,3 jutaan per unit.

Yamaha Ego Gear 125 - (otomotif.kompas.com)
Seperti dilansir dari Greatbiker, Yamaha Ego Gear adalah produk yang sangat populer di pasar Malaysia. Target audiensnya adalah remaja antara usia 18 sampai 26 tahun. Tahun lalu, lebih dari 60 ribu unit Ego Gear diproduksi dan dijual di Malaysia saja, dan tahun ini Ego Gear siap melanjutkan kesuksesannya, memperbarui produk agar lebih mengikuti perkembangan zaman.
Basis Yamaha Ego Gear adalah sepeda motor matic, dengan bentuk ramping dalam gaya sporty yang khas, dengan headlamp berukuran besar dan penempatan lampu sein di area sepatbor depan. Satu set lampu atau hazard light bagian samping didesain memiliki tampilan kotak yang membulat. Produk ini juga mendapatkan footer yang menciptakan identitas unik yang menarik.
Di sektor kaki-kaki, Ego Gear 125 hadir dengan satu set struktur underbone yang terhubung ke suspensi depan model teleskopik, sedangkan sisi belakang adalah peredam kejut yang dipasang di satu sisi. Sistem rem depan menggunakan cakram depan, sedangkan bagian belakang masih memakai rem tromol. Velg alloy ukuran 14 inch dipasangi ban berukuran 70/90-14M/C dan 90/80-14M/C.
Sementara itu, untuk urusan jantung pacu, perusahaan berlogo garpu tala telah menyematkan mesin tipe 4-langkah, SOHC, silinder tunggal, Blue Core, berkapasitas 125cc, dengan sistem Smart Motor Generator. Di atas kertas, kuda besi ini dikatakan dapat meletupkan tenaga maksimal 9,3 HP pada putaran 8.000 rpm dan meraih torsi puncak di angka 9,6 Nm pada putaran 5.550 rpm.
Fitur yang disematkan pabrikan untuk sepeda motor terbilang cukup sederhana, tetapi juga modern pada saat bersamaan. Yamaha Ego Gear hadir dengan satu set lampu LED dan tampilan layar yang masih mengusung model analog. Pembaruan dari model sebelumnya mencakup soket untuk mengisi daya perangkat portabel yang dapat dicolokkan ke adaptor menjadi soket USB.





