Peugeot Bakal Hadirkan Scooter Speed Fight 4 untuk Tantang BeAT dan Mio?

Milan – Selain sport, matik (skutik) juga menjadi salah satu segmen pasar yang cukup ramai di Indonesia. Bahkan menurut data yang dihimpun oleh Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), 70% total penjualan di Tanah Air disumbang oleh skutik.

Peugeot Meluncurkan Scooter Baru

From : http://naikmotor.com/

Hal inilah yang mengakibatkan persaingan di segmen skutik Indonesia pun makin ketat. Kabarnya, pabrikan otomotif asal Perancis, Peugeot juga akan menghadirkan skutik untuk menyaingi motor lokal Beat Street eSP dan .

Baca juga:   PowerAce Rilis 4 Motor Roda 3 Teranyar, Cocok Buat yang Punya Usaha

Skutik yang sedang dipertimbangkan untuk dipasarkan di Indonesia adalah Peugeot Scooter Speed Fight 4. Dari segi tampilan, skutik satu ini memiliki bodi yang ramping, ringkas, dengan velg 13 inci, dibalut ban (depan-belakang) 130, dan dijamin lincah saat diajak berkendara.

Penampilan Peugeot Speed Fight 4 secara sepintas memang mirip motor offroad dengan pelek besar. Untuk , Peugeot Speed Fight 4 menggunakan 125 cc yang mampu menyemburkan tenaga sampai 11 Tk. Sayangnya motor bongsor ini diperkirakan akan lebih mahal dari Mio 125 bila tahun depan memang benar-benar jadi masuk Indonesia. Apalagi dengan status CBU, sudah pasti jualnya bakal melonjak.

Baca juga:   Mendarat di Indonesia, Ini Harga Triumph New Scrambler 1200 XE

Meski demikian, Peugeot Speed Fight 4 kental dengan nuansa sporty karena dilengkapi sepasang lampu LED dan ambiens cahaya putih di depan fairing, kemudian panel indikator digital, dan sok tunggal dengan tabung di belakang.

Sayangnya pihak Garansindo Technologies selaku agen pemegang (APM) Peugeot di Indonesia masih belum bisa memberikan kepastian terkait Peugeot Speed Fight 4. “Sekali lagi, kami masih belum bisa bicara banyak soal kepastian dipasarkan atau tidak. Tetapi, minat dari kami tetap ada,” ujar Dhani M Yahya, Direktur Pelaksana Garansindo Technologies.

Baca juga:   Kymco Bakal Jual Motor Supersport Listrik SuperNEX Electric 2 Tahun Lagi
author