Dollar Melambung, 2 Pabrik Motor Terbesar Sepakat Naikkan Harga

4750 views

Pabrik Motor Yamaha KarawangAnjloknya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS hingga tembus di angka 14.500 membuat banyak pihak mengaku kalang kabut, termasuk 2 pabrikan terbesar asal . Melalui perwakilannya, PT Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Astra Motor (AHM) akhirnya menyatakan untuk menaikkan harga jual motor mereka. Langkah ini diambil sebagai konsekuensi dari dampak naiknya Dollar, terutama agar bisa tetap survive.

Margono Tanuwijaya selaku Marketing Director PT AHM mengatakan bahwa kenaikan harga merupakan keputusan yang tidak bisa dihindari jika harga kurs Dollar terus merangkak naik. Meski begitu, PT AHM masih menunggu hingga awal tahun depan sambil memantau kondisi pergerakan Rupiah. "Yang jelas, kalau sampai Rp 14.500 pasti akan naik. Tapi, kita harus menunggu, kan tidak bisa langsung bulan depan naikkan harga karena dolar sudah di angka Rp 14.500," ungkapnya.

Baca juga:   Kawasaki Ninja ZX-10R 2021 Rilis di India, Indonesia Menyusul

Di lain pihak, Mohammad Masykur sebagai Asisten GM Pemasaran YIMM, menyatakan bahwa Yamaha menaikkan harga masing-masing dengan kisaran yang bervariasi mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 500.000. “Untuk kenaikan per modelnya saya kurang hafal, tapi rangenya dari Rp 100.000 hingga Rp 500.000 masing-masing ,” ucap Masykur saat dihubungi oleh wartawan via panggilan telepon, kemarin (21/9).

Baca juga:   Hadang Ninja 250, Benelli 302R Edisi 2021 Resmi Mengaspal

Dikaitkan dengan melemahnya perekonomian Indonesia, Yamaha Indonesia mengaku belum sampai merumahkan karyawan. Hanya saja, ada efisiensi jam operasional . “Kondisi berjalan normal, ada pengurangan target namum saya belum dapat info besarnya berapa dan kami tidak ada pengurangan karyawan namun sudah mengurangi aktivitas lembur,” paparnya.

author