Berbicara mengenai sport bike premium kepunyaan Ducati, memang tidak ada habis-habisnya. Pasalnya, perusahaan otomotif asal Italia dengan warna kebesaran merah menyala itu punya segudang amunisi untuk bersaing di segmen motor sport kelas atas. Dan, salah satu motor sport yang pernah dibuat Ducati yang bakal kita bahas adalah model Ducati 999.
Motor yang mengusung tampilan superbike ini dirancang oleh Pierre Terblanche untuk menggantikan model Ducati 916, Ducati 996, dan Ducati 998 yang sebelumnya didesain oleh Massimo Tamburini. Pertama kali diperkenalkan ke publik otomotif dunia pada tahun 2003, motor ini tampil beda dibandingkan para pendahulunya. Pasalnya, Ducati 999 membawa swing arm konvensional dan memiliki headlamp dengan bentuk bertingkat.
Ducati 999 sendiri diciptakan karena kepanikan atas inferioritas model Ducati 998 dibandingkan superbike 4 silinder buatan Jepang. Karena itu, motor ini kemudian memiliki riding position yang begitu membungkuk disebabkan ukuran tangki bahan bakar yang begitu panjang dan posisi setang yang rendah.
Karena membawa desain yang dianggap terlalu bergaya Jepang, motor ini tidak cukup digemari di pasaran Eropa. Namun, di pasaran Asia, khususnya di Indonesia, Ducati 999 sangat diminati. Di samping itu, motor ini juga menikmati kesuksesan besar di ajang World Superbike, meski kemudian tidak lagi diproduksi karena ada perubahan regulasi oleh FIM dan digantikan oleh model Ducati 1098.
Di bagian jantung pacu, Ducati 999 mengusung mesin tipe 4-stroke, L-twin cylinder 90 derajat, DOHC, desmodromic 4 valves per cylinder, berkapasitas 998cc, liquid-cooled. Dengan modal tersebut, motor ini mampu memuntahkan tenaga maksimal 102 kW atau 140 HP pada putaran 9.750 rpm dan mencapai torsi puncak menembus 108,9 Nm pada putaran 8.000 rpm.
Selain kinerja yang menakjubkan, Ducati 999 juga dikenal sebagai salah satu motor dengan penanganan terbaik di masanya, berkat suspensi dan sasis trellis yang tinggi. Sempat hadir dalam model 999R, 999S, dan 999R Xerox pada tahun 2006, produksi motor ini resmi dihentikan pada tahun 2007. Berikut spesifikasi teknis Ducati 999.
| Tipe Mesin | 4-stroke, L-twin cylinder, DOHC, desmodromic 4 valves per cylinder |
| Kapasitas Mesin | 998cc |
| Diameter x Langkah | 100 x 63,5 mm |
| Sistem Pendinginan | Liquid-cooled |
| Rasio Kompresi | 11,4:1 |
| Daya Maksimum | 102 kW (140 HP) @ 9,750 rpm |
| Torsi Maksimum | 108,9 Nm @ 8.000 rpm |
| Sistem Starter | Electric |
| Sistem Transmisi | Manual, 6-speed |
| Rangka | Tubular steel trellis |
| Suspensi Depan | SHOWA upside down 43 mm |
| Suspensi Belakang | SHOWA monoshock |
| Rem Depan | Dual disc 320 mm, 4-piston |
| Rem Belakang | Single disc 245 mm, dual-piston |
| Ban Depan | 120/70-ZR17 |
| Ban Belakang | 190/50-ZR17 |
| Dimensi | 2.095 x 730 x 1.090 mm |
| Jarak Poros Roda | 1.420 mm |
| Tinggi Jok | 780 mm |
| Berat Kosong | 186 kg |
| Kapasitas Bahan Bakar | 15,5 L |






