Jakarta – Honda rupanya tidak ingin berhenti memanjakan konsumen. Belum lama ini, pabrikan asal Jepang itu menawarkan produk baru berkonsep naked bike yang dinamai Honda CB300F di India. Honda CB300F mengusung tampilan sport naked yang gahar ala streetfighter. Apabila dilihat secara keseluruhan, desainnya sporty dan agresif dengan garis yang tajam, khas motor-motor streetfighter.
“Motor ini merupakan keturunan dari keluarga CB Series, sedangkan penggunaan huruf F di belakangnya memiliki makna Formidable yang berarti tangguh,” demikian seperti dilansir dari Paultan melalui Viva. Desain sepeda motor Honda CB300F cukup gagah dengan banyak garis tegas dan sudut bodi yang cukup tajam. Apabila dilihat sekilas, motor ini mirip seperti Honda CB150R Streetfire yang dipasarkan di Indonesia.
Namun, jika dilihat dari segi mesin rupanya motor ini lebih gahar dibandingkan Honda CB150R Streetfire. Motor Honda CB300F dilengkapi dengan mesin 1 silinder 4 tak dengan kapasitas 293,52 cc. Mesin tersebut diklaim sanggup menyemburkan tenaga sebesar 24 dk pada 7.500 rpm dan torsi puncak 25,5 Nm pada 5.500 rpm.
Hal lain yang tampak mengesankan adalah pada lampu depan yang didesain meruncing dengan lampu sein depan di atasnya, menempel di bagian panel instrumen. Bagian kaki-kaki motor ini juga cukup kekar. Sepeda motor Honda CB300F menggunakan profil ban depan 110/70 R17 dan ban belakang berkonfigurasi 150/60 R17.
Sistem pengereman Honda CB300F sudah menggunakan cakram berukuran 276 mm di depan dan 220 mm di belakang. Selain itu, motor ini sudah dilengkapi dengan rem anti-lock braking system (ABS) 2 kanal. Honda CB300F pun dipasangi suspensi jenis upside down yang membuat motor lebih stabil dan juga minim getaran.
Honda juga menyisipkan sejumlah fitur canggih pada Honda CB300F, seperti lampu full LED yang hemat energi, panel instrumen full digital, kontrol torsi, soket pengisian USB, hingga fitur kontrol suara yang disebut HSVCS (Honda Smartphone Voice Control System). Di India sana, motor ini dipasarkan seharga 225,9 ribu rupee atau sekitar Rp42,1 juta.






