Hanoi – Beberapa waktu lalu beredar gambar yang menampilkan sosok serupa Honda CB150R StreetFire tengah mengaspal di Vietnam. Bodi motor tersebut sangat identik, hanya bagian knalpotnya saja yang berbeda karena memiliki moncong serupa motor 2-tak.
Pada laman Motosaigon (2/12) berbahasa tieng viet tersebut, tampak barisan motor serupa New CB150R tertata rapi di sebuah gudang. Sontak saja, banyak yang mengira bahwa motor sporty ini juga masuk ke pasar di negara semenanjung Indocina tersebut.
Anehnya, pihak PT Astra Honda Motor (AHM) yang dikonfirmasi terkait kabar tersebut malah terkejut. Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor Koji Sugita dengan tegas membantah telah melakukan ekspor ke Vietnam. Ia menduga jika model tersebut merupakan produksi di luar pabrikan resmi.
"Itu adalah ekspor abu-abu. Saya tidak tahu CB150R sudah ada di Vietnam," aku Koji yang ditemui seusai acara peluncuran CB150R StreetFire Special Edition, sebagaimana dikutip dari laman Liputan6 belum lama ini.
Koji kemudian memaparkan bahwa AHM sama sekali tidak berencana mengekspor CB150R ke Vietnam, begitu juga dengan Honda Vietnam yang tidak tertarik untuk memproduksi CB150R. Alasannya, konsumen Vietnam lebih menyukai motor bebek dan skuter yang fashionable dan ber-cc kecil.
"Mereka lebih suka motor yang fashionable ketimbang sporty. Motor seperti skutik dan bebek disana digemari," tegasnya.
Beberapa pihak yakin motor naked 150 cc tersebut tak lain adalah Vixion yang Didaulat untuk menandingi Yamaha FZ150i di Vietnam. Lebih masuk akal, karena Vixion telah diimpor oleh Vietnam dari Indonesia.





