Jakarta – Husqvarna akan semakin gencar untuk melakukan penetrasi di pasar Indonesia, khususnya pada segmen street bike. Pasalnya, selama ini produsen sepeda motor asal Swedia itu lebih fokus di segmen off-road.
Menurut Abdul Gofur Amancik General Manager Divisi Street PT Premium Motorindo Abadi (PMA), pemegang merek Husqvarna di Indonesia, pihaknya akan memboyong Svartpilen dan Vitpilen 401 ke Tanah Air. Sebelumnya, Husqvarna telah memamerkan Svartpilen dan Vitpilen 401 di ajang IIMS 2018. Saudaranya, yakni Svartpilen 701 kemudian meluncur di IIMS 2019 dan Vitpilen 701 dalam ajang IIMS Motobike Expo 2019.
Yang terbaru ada Svartpilen 250 yang dipamerkan dalam ajang IIMS 2022. “Kita punya tiga varian, yaitu 250, 701, dan 401. Kita sedang mau masukin yang 401, sudah lagi jalan barangnya. Kurang dari dua bulan, dia lebih berotot (dari Svartpilen 250) dan ada sedikit perbedaan seperti dari ban, pelek. Vitpilen masuk juga,” jelas Gofur, seperti dikutip dari Kompas.
Sebagai informasi, Svartpilen adalah motor dual purpose dengan stang tinggi, postur duduk tegak, dan mengusung ban off-road. Sedangkan Vitpilen adalah motor café racer modern dengan stang underyoke. Basis kedua motor Husqvarna ini sebenarnya sama, dengan rangka dan mesin yang juga serupa. “Ini yang beli bukan orang yang agresif, ini orang yang datang tidak banyak tanya, mereka langsung boyong. Mereka bahkan tidak tanya diskon,” papar Gofur.
Husqvarna sendiri tampaknya ingin dikenal lebih luas oleh konsumen di Indonesia. Oleh sebab itu, mereka ingin terus memperluas lini produk sepeda motor andalannya, termasuk memperluas dominasi di pasar street bike. Tentunya, Husqvarna pun harus siap bersaing dengan motor-motor buatan Jepang di segmen yang sama. Seperti diketahui, pasar Indonesia sampai saat ini masih didominasi oleh merek-merek asal Jepang.
Husqvarna pun ingin membuktikan bahwa mereka siap bersaing lewat kualitas produk yang bagus. Tak heran bila produk dari brand asal Swedia ini menjadi rebutan banyak penggemar. Bahkan, model Husqvarna Norden 901 yang baru mengaspal di Indonesia saat ini kabarnya sudah habis terjual.






